Ini Track Record Fausi, Gembong Rampok yang Ditembak Mati Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela menyebut, dari catatan Laporan Polisi (LP) yang masuk, Fausi Cs telah melakukan kejahatannya lebih dari 10 TKP. Fausi merupakan gembong rampok spesialis pepet rampas maupun senggol bacok, yang lazim disebut curas (pencurian dengan kekerasan). Dan sesekali pula, Fausi Cs melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). "Dari catatan kami, dia (Fausi, red) sudah melakukan kejahatan berulang kali. Antara lain di Kapas Krampung Tambaksari, Genteng, dua kali di Karangpilang, Pakal bahkan Perak. Yang terparah adalah di Kapas Krampung. Dia membacok korbannya hingga tewas. Begitu pula di Jalan Kusuma Bangsa Genteng. Korbannya di bacok dan motornya dirampas. Beruntung, korban wanita saat itu nyawanya selamat," ungkap AKBP Leonard, Rabu (27/9/2017). Tidak hanya itu, pasca menjadi DPO (daftar pencarian orang) usai merampok di Jalan Kapas Krampung Tambaksari Surabaya. Fausi bahkan dengan teganya mencuri motor mantan istrinya. Yaitu motor milik Juniati di Karangpilang Surabaya pada 6 September 2017 lalu. "Dialah yang memimpin setiap aksi kelompoknya. Fausi pula yang membagi setiap hasil rampokan maupun pencurian," imbuh AKBP Leonard. Alumnus AKPOL tahun 2000 ini membeberkan, Fausi Cs dikenal dengan kelompok Wonokusumo. Sebab kelompok ini biasa merencanakan aksinya di arena judi merpati yang ada disana. Itu terungkap dari pengakuan Cong Huji dan Ipul yang lebih dahulu ditangkap. Fausi Cs beraksi jika judi merpati yang mereka ikuti berujung kekalahan. Sasarannya tidak tanggung tanggung, mulai merampas motor hingga merampas tas yang berisi banyak uang. "Fausi Cs juga selalu mempersenjatai diri dengan senjata tajam setiap kali beraksi," pungkas AKBP Leonard. Diberitakan sebelumnya, Fausi ditembak mati oleh Tim Anti Bandit Unit Tipiter Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Rabu (27/9/2017) dini hari sekitar 02.00 Wib. Tim yang dipimpin Ipda Agus Suprayogi itu terpaksa menembak Fausi setelah Fausi menyerang anggota menggunakan pisau penghabisan saat disergap. Penyergapan itu sendiri dilakukan di pintu masuk Tol Jembatan Suramadu. bkr
Tag :

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…