MUI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui pertanian, menuju arus baru ekonomi Indonesia. Peryataan itu disampaikan langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Ma’ruf Amin saat melakukan panen raya jagung di Desa Kedali Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan, Jum’at (29/9/2017). Seperti disebutkan K.H. Ma’ruf Amin, MUI sudah mengikat kerjasama dengan Medco untuk memberdayakan umat melalui berbagai program. Itu sebagai bagian dari arus baru ekonomi Indonesia yang digagas MUI. Medco, kata K.H. Ma’ruf Amin, sudah memberikan komitmen untuk membantu perkembangan pemberdayayan ekonomi umat. “Sekarang saatnya kita lakyukan upaya pemberdayaan. Karena saat ini sedang berkembang arus baru ekonomi Indoensia, “ ujarnya. Dia menjelaskan, dalam arus lama, yang dibangun adalah konglomerat. “Dengan maksud supaya netes ke bawah.“Tapi ternyata ndak netes-netees. Yang atas makin kuat, yang bawah makin rusak. Termasuk warung-warung masyarakat “roboh” semua karena toko modern,“ katanya menjelaskan. Karena itu sistem pembangunan harus dirubah. Dimulai dengan pemberdayaan umat, sebagai bagian terbesar dari bangsa ini. Ini kata K.H. Ma’ruf Amin sebagai upaya proporsionalitas, bukan diskriminatif. Dengan pilar utama ekonomi syariah dan pusat pemberdayaannya ada di pesantren-pesantren. “Prestasi (jagung) di Lamongan ini agar dijadikan contoh untuk seluruh kabupaten di Indonesia. Karena itu saya harapkan Lamongan bisa membeikan pengaruh bagi perkembangan pertanian jagung di seluruh Indonesia. Seluruh Indonesia di Lamongankan, kira-kira begitu, “ kata dia. Bupati Fadeli menyebut Lamongan memiliki sumber daya alam luar biasa. Produksi padi di akhir Agustus lalu sudah menjadi 1 juta ton gabah kering giling (GKG). Sementara produksi jagung saat ini sudah mencapai 500 ribu ton. Padahal di akhir 2016 lalu baru bisa berproduksi 372.162 ton. Fadeli menjelaskan petani lamongan banyak yang gurem, memiliki lahan garapan kurang dari 0,5 hektare. Dengan produktivitas jagung hanya 5-6 ton perhektare, itu hanya cukup untuk melunasi hutang.“Mereka inilah yang harus diberdayakan. Kami memulai dari pertanian jagung, karena komoditas ini belum digarap secara maksimal, “ kata dia dalam acara yang juga dihadiri Ketua KTNA Winarno Tohir tersebut. Dari hitungan ekonomi yang dilakukannya, dengan menaikkan produktivita smenjadi rata-rata 10 ton perhektare, bisa menaikkan pendapatan petani hingga tiga kali lipat. Dia menjelaskan sebetulnya Desa Kedali Kecamatan Pucuk bukan sasaran wilayah unggulan. Ini wilayah himpitan, setelah tanam padi-padi-biasanya tidak jagung. Tapi kangkung, kedelai sama kacang hijau. Tapi rupanya setelah melihat program jagung Pemkab Lamongan berhasil, mereka mengadopsi teknologinya. Sehingga sekarang mereka bisa panen jagung dengan produktivitas paling rendah 9,6 ton, dan tertinggi 11,4 ton perhektare “Targat saya untuk mencapai rata-rata 10 ton perhektare sebenarnya baru di 2019. Tapi Ternyata di beberapa tempat, seperti di Kedali ini sidah bisa di atas 10 ton perhektare. Dengan 10 ton, keuntungan petani hitungannya bisa naik 3 kali lipat, “ katanya menjelaskan. Modernisasi pertanian jagung selama ini meliputi metode penggunaan teknologi pertanian, pengolahan tanah, pola tanam, penggunaan benih unggul, pemupukan yang dengan dosis yang tepat dan penggunaan pupuk organik.jir
Tag :

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…