Gunakan Peluru dan Senapan Asli, "Merah Putih Memanggil" Siap Ber

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Film Merah Putih Memanggil akan menyajikan sebuah tontonan yang berbeda untuk pencinta sinema di Tanah Air. Pasalnya, sejumlah tentara asli ikut berakting dalam film ini. Tak hanya itu, senjata, pesawat tempur, serta kapal perang di film ini pun asli. "Kalau film di luar sana senjata imitasinya canggih. Kalau kita kan enggak ada, jadi pakai senjata aslinya," kata salah satu pemain film ini, Verdy Bhawanta. "Di film ini enggak ada yang replika, semuanya asli," ujar Sepi Ermawan, Serka Kopassus yang ikut bermain dalam film Merah Putih Memanggil. "Pelurunya tajam semua," ucap Maruli Tampubolon, yang berperan sebagai Kapten Norman di film ini. Tak heran, selama syuting penanganan terhadap senjata pun dilakukan dengan sangat serius. Tak hanya para anggota TNI yang aktif memonitor aktor yang memegang senjata api, para pemain sendiri memiliki kesadaran yang tinggi soal hal ini. "Jadi kita seperti sudah ada kesadaran sendiri, harus cek, sesuai prosedur. Harus lihat apa ada magasin atau enggak," kata Verdy. Meski terbilang berbahaya, Maruli Tampubolon dkk mengaku sudah tak tak takut dengan keberadaan senjata api ini di sekelilingnya. "Karena kita percaya dengan para prajurit TNI ini, mereka kan profesional," tuturnya. Sementara itu, mengapa TNI mengerahkan beragam jenis persenjataan dan kendaraan perangnya dalam film ini? "Kenapa (Angkatan) Darat, Laut, Udara terlibat, biar seluruh rakyat Indonesia tahu bahwa TNI itu punya peralatan yang canggih untuk pertahanan negara ini," kata Letda Eko Jati dari Infanteri Kopassus yang juga ikut bermain dalam film ini. Film Merah Putih Memanggil bercerita tentang upaya penyelamatan yang dilakukan anggota Kopassus terhadap para sandera yang disekap oleh teroris. Film ini akan mulai ditayangkan pada 5 Oktober mendatang. (FF)
Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…