Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Nganjuk terkena OTT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Upaya penyidik Polda Jatim dalam mengungkap kasus operasi tangkap tangan masih menetapkan satu tersangka, Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Nganjuk bernama Totok, Jumat (29/9) lalu. Berdasarkan keterangan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, ditemukan barang bukti sejumlah uang Rp 317 juta, Senin (2/10/2017) yang disita oleh petugas Tipikor Ditreskrimsus bersama Intelkam yang menggelar OTT di Warung Zamzam Jl Raya Kediri-Nganjuk, Jumat (29/9/2017). "Ada yang Rp 317 juta yang diamankan dalam OTT di Nganjuk. Sementara ada satu tersangka yakni Kanit Hortikultura Dinas Pertanian Ngajuk," sebut Machfud Arifin di Mapolda Jatim, Senin (2/10). Menurut Machfud Arifin, kasus ini terus dikembangkan. Bisa saja ada tersangka baru dalam kasus ini. "Kalau ada mengarah ke tersangka lain, kita proses. Termasuk bisa saja pimpinannya (Dinas Pertanian Ngajuk)," cetus Machfud Arifin. Orang nomor satu di Mapolda Jatim ini menerangkan, OTT di Nganjuk ini terkait proyek di Dinas Pertanian Pemkab Ngajuk. Direktorat Reserse Kriminal Khusus - Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan pengungkapan dua kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tindak Pidana Korupsi UPP Provinsi Jawa Timur. Pertama pada Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan Kota Batu, serta Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk. Sementara itu, polisi sementara ini masih menetapkan satu tersangka berinisial NW selaku Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan Kota Batu, serta TP selaku Kepala Bidang Holtikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk. "Ya sementara ini masih operatornya aja," jelasnya, Senin (2/10/2107). Lebih lanjut Kapolda mengatakan, kasus ini masih akan terus dikembangkan, pihaknya berharap dapat menyelesaikan kasus ini dalam waktu singkat. Bahkan Kapolda menjamin akan memproses secara hukum para pelaku yang kedapatan terbukti terlibat kasus korupsi. "Kalau dalam penyidikannya nanti mengarah kesana ya kita proses, kita tidak berhenti pada tertangkap tangan ini saja," tegas Kapolda. Modus operandi tersangka NW terjerat kasus korupsi dalam pengerjaan pembangunan GOR Kompleks Stadion Brantas, tahun 2016, senilai lebih dari Rp 28 milyar dan Guest House Mahasiswa Batu, tahun 2016, senilai lebih dari Rp 3 milyar. Dirinya meminta dan menerima uang secara berulang kepada penyedia jasa diluar ketentuan yang berhubungan dengan jabatannya. "Yang di Batu juga sama, mungkin bisa mengembang ke tersangka lain," tambahnya. Sementara itu, tersangka TP selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan pengadaan Benih Sebar (BS) bawang merah pada Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk yang anggarannya bersumber dari APBN tahun 2017. Pelaku meminta fee sebesar 7,5�ri nilai kontrak, atau sekitar Rp 450 juta dari kontrak senilai lebih dari Rp 6 milyar. Dari total nilai proyek itu, tersangka Totok meminta fee sebesar 450 juta. "Tersangka meminta fee 7,5 persen dari nilai proyek. Ini yang kami sedang kembangkan terus," terang Machfud. Dalam OTT di Ngajuk, polisi tidak hanya menangkap Totok. Polisi juga mengamankan AM (karyawan Bank Jatim Ngajuk) dan BS (karyawan UD Puspo Agro Sejati). Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menambahkan, penyidik masih mengembangkan kasus ini. Selain menyita uang Rp 317 juta, polisi juga mengamankan tiga HP dan dokumen kontrak pengadaan benih pokok dan sebar bawang merah. "Penyidik terus bekerja dan mengembangkan kaus OTT ini. Nanti perkembangan akan disampaikan lagi," tutur Barung. Tersangka Totok dalam kaus ini melanggar Pasal 11 dan atau Pasal 12 huruf e UU RI no 31 Tahun 1999 yang diubah UU RI no 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. nt
Tag :

Berita Terbaru

Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Rabu, 11 Mar 2026 22:49 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 22:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan terkait beberapa upaya menghadapi mudik lebaran. Arahan tersebut disampaikan…

Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 11 Mar 2026 22:48 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 22:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan penjelasan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025…

PLN UIT JBM Berbagi Kebahagiaan Ramadan Dengan Pengemudi Ojol di Gresik

PLN UIT JBM Berbagi Kebahagiaan Ramadan Dengan Pengemudi Ojol di Gresik

Rabu, 11 Mar 2026 18:32 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang penuh makna, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT …

Selama Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap  Peredaran Narkoba, dengan 29 tersangka

Selama Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap  Peredaran Narkoba, dengan 29 tersangka

Rabu, 11 Mar 2026 17:18 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 17:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Dalam operasi Pekat Semeru 2026 awal Januari sampai 10 Maret 2026 Satuan Reserse Narkoba  Polres Blitar berhasil mengungkap kasus …

Momen Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PLN Siagakan 5.524 Personel Amankan Keandalan Listrik di Jatim

Momen Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PLN Siagakan 5.524 Personel Amankan Keandalan Listrik di Jatim

Rabu, 11 Mar 2026 15:58 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 15:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama p…

Hadir di Surabaya, ORIS Ajak Masyarakat Jatim Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

Hadir di Surabaya, ORIS Ajak Masyarakat Jatim Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 11 Mar 2026 14:51 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 14:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) memperkenalkan Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS) kepada masyarakat Jawa T…