Operasi Bunder, Pelanggar Lalin Tak Diberi Ampun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Operasi gabungan sadar keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang berlangsung Rabu (18/10/2017) sejak pukul 08.00 Wib, berhasil menjaring ratusan pengendara yang melakukan pelanggaran. Hal ini membuktikan bahwa, pengendara di daerah ini belum sadar akan keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Bayangkan, hanya dalam satu hingga dua jam, ratusan kendaraan terjaring. Ada sepeda motor, pick up, mobil pribadi dan bus. Karena itu petugas tak mentolerir bagi siapa saja yang terjaring dalam operasi jika tidak tertib dan melengkapi dokumen kendaraannya. Seperti STNK, pajak tertunggak alias mati, SIM, maupun buku kir bagi kendaraan truck, pick up dan sejenis. Tindakan tegas aparat gabungan ini ditandai telah dilangsungkannya sidang di tempat bagi mereka yang melanggar. Dalam operasi gabungan ini tak hanya dari Satlantas Polres Gresik, Dishub Provinsi Jawa Timur, Polisi Militer, dan Badan Pendapatan Jawa Timur melalui UPT Bapenda Jawa Timur Gresik. Namun, jajaran Pengadilan Negeri Gresik dam Kejaksaan Negeri Gresik, juga dihadirkan. Kepala UPT Bapenda Jawa Timur Gresik Kusyantoni melalui Adpel Samsat Gresik Subandriyah mengatakan, operasi gabungan ini rutin dilaksanakan bertujuan selain menyadarkan masyarakat dalam berlalulintas di jalan, juga untuk memastikan apakah wajib pajak sudah menunaikan kewaiibannya melunasi PKB yang dimiliki. "Operasi ini sasarannya kendaraan yang mati pajak, mati kir, termasuk yang tanpa STNK, SIM dan kelengkapan lainnya. Makanya, operasi ini ganungan. Ada Bapenda, Satlantas, Dishub dan sidang langsung di tempat," jelas Subandriyah di lokasi Operasi Gabungan Terminal Bunder Gresik, Rabu (18/10/2017) pagi. Pantauan Surabaya Pagi di lapangan, pelanggaran didominasi PKB menunggak, ijin trayek mati bagi bus dan angkutan barang, plat tidak sesuai. "Yang paling banyak pelanggaram pajak PBK mati bagi sepeda motor," timpal seorang petugas Dishub Jatim yang ikut dalam operasi tersebut. mis
Tag :

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…