Setor Royalti ke RW dan Pemdes, Pengusaha Air Bawah Tanah Klaim Usahanya L

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Penjual air bawah tanah di Rt.1 Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas yang memanfaatkan sumur bor, menepis jika usahanya itu ilegal. Hal itu dikemukakan oleh Haji Asnawi alias Kastur saat ditemui di lokasi pengeboran air, Jumat (20/10) siang. Alasan ia merasa usahanya itu legal, karena pihaknya mendapat restu dari Ketua Rukun Warga (RW) dan Kepala Desa setempat. Bahkan, baik Ketua RW dan Pemdes Prambangan, diberi jatah royalti dari hasil penjualan air ini. "Jadi, apanya yang ilegal. Apanya yang tidak resmi. Wong mulai dari Ketua RW hingga Pemdesnya, dapat jatah kok," jelas Kastur. Usaha penjualan air bawah tanah yang dilakoni Kastur ini, bukanlah yang pertama ada di Kota Pudak. Ia justru meniru usaha ini yang lebih dulu ada di desa lain seperti di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik. Apa yang dikemukakan oleh Mastur terkait legalitas usahanya itu, tentu tak bisa menjadi pembenaran. Pasalnya, usaha penjualan air yang memanfaatkan sumur bor dengan diameter lebih besar di atas rata - rata sumur bor milik warga, wajib mengantongi ABT dari pemerintah. Nah, apakah lembaga perizinan nanti mengeluarkan izin atau tidak itu urusan bagian Perizinan. Sebab lembaga inilah yang berhak mengeluarkan izin atau tidak. Karena itu juga akan dikaji dampak lingkungannya. Sebelumnya, Kabid Operasi dan Ketertiban Umum Satpol PP Gresik, Mulyono mengatakan setiap aktivitas pengelolaan air bawah tanah harus memiliki ijin ABT. Ijin tersebut dikeluarkan oleh pihak Pemprov Jawa Timur. "Jika ada sumur bor kebutuhan airnya diperjual belikan tanpa ijin, itu ilegal," katanya. Kepala Desa Prambangan, Fariantono yang dikonfirmasi hal ini, membantah jika pihak Pemdes menerima royalti dari penjualan air bawah tanah itu. Ia justru minta aparat Pemdes Prambangan menerima royalti itu, untuk dibuka saja. Dengan begitu, publik bisa tahu. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …