Satpol PP Takut Tindak Bisnis Sumur Bor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sikap tegas Dinas Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Gresik, tak lagi segarang seperti dulu. Segel sana sini, tanpa ampun jika mendapati usaha ilegal di daerah ini. Lihat saja sebuah usaha bisnis penjual air bawah tanah di Rt.1 Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas yang memanfaatkan sumur bor. Hingga kini, tak tersentuh petugas. Bahkan, pihak pengelola, justru mendirikan bangunan semi permanen yang ditengarai tanpa IMB. "Loh, kok bisa dibiarkan mendirikan bangunan. Kata pihak Pemerintah Desa Prambangan, pihaknya tidak memberikan rekomendasi untuk ijin IMB dan ijin lainnya. Kok, jalan terus," tanya Samudra, warga setempat. Dikatakan Samudra, usaha penjualan air yang memanfaatkan sumur bor dengan diameter lebih besar di atas rata - rata sumur bor milik warga, sejatinya harus mengantongi ijin pengelolaan air bawah tanah. Tetapi, alih-alih ijin ABT, ijin mendirikan bangunan saja, kalau mendengar keterangan dari pihak Pemdes setempat, tidak ada. Menyikapi hal ini, mestinya Pol PP Gresik selaku institusi penegak perda, bersikap cepat, tegas sehingga tidak bermunculan bangunan-bangunan liar maupun usaha ilegal di Kota Pudak ini. Keberadaan bisnis air bawah tanah di Prambangan ini, sepertinya ada unsur pembiaran. Pasalnya, pihak Pemdes setempat dan Pol PP terkesan membiarkan tanpa tindakan dan tutup mata. Padahal kedua instansi ini sudah mencium usaha tersebut, ilegal. Pemilik bisnis air bawah tanah yang diduga ilegal, Kastur alias Haji As, Jumat siang lalu saat dikonfirmasi mengaku usahanya tidak ilegal, kendati tidak memiliki ijin pengelolaan ABT dan IMB. Ia beralasan tak ilegal karena, sudah mendapat restu dari Ketua RW dan Pemdes Prambangan. "Apanya yang ilegal, kan jatahnya Ketua RW dan Desa sudah ada masing-masing," terang Kastur. Kades Prambangan, Fariantono pun membantah jika Pemdes Prambangan menerima jatah dari usaha bisnis air bawah tanah milik yang ada di desanya. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Saat ini progres revitalisasi Pasar Banyuwangi telah mencapai sekitar 95 persen dan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek juga turut serta…

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mendorong percepatan transformasi digital pelaku usaha m…

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang musim haji 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter asal Kota Malang, memastikan telah…

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Demi menjaga keterbatasan stok dan menstabilkan harga minyak MinyaKita, kini Satgas Pangan Pasuruan mendistribusikan 9.600 liter…

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna agar para siswa lebih fokus untuk belajar, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Pamekasan, Jawa Timur melarang semua siswa…