Limbah Medis Bertebaran di Pantai Balikpapan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Balikpapan - Sentra Program Pemberdayaan dan Kemitraan Lingkungan meminta pengelola wisata Kemala Beach menutup layanan kunjungan umum sementara. Imbauan ini menyusul temuan jarum (needle) suntik, tabung (spuit) suntik, hingga botol bekas cairan obat suntik di pantai wisata ini pada Minggu hingga Senin, 22-23 Oktober 2017. Benda-benda yang diduga sebagai limbah ini berceceran di sepanjang pantai. Jufriansyah, Direktur Stabil mengatakan, penutupan sementara mesti dilakukan lantaran jarum suntik termasuk limbah yang beracun dan berbahaya. "Limbah seperti ini harus dimusnahkan. Biasanya menggunakan insinerator," kata Jufriansyah, Selasa (24/10/2017). Namun, karena terlanjur tersebar dan terbawa gelombang laut, perlu dilaksanakan pembersihan pantai dengan intensif. "Kalau sampai kena orang, tidak ada yang tahu, siapa yang dirugikan. Efeknya memang jangka panjang, tapi yang rugi masyarakat," kata Jufriansyah. Tidak hanya menutup sementara. Pemerintah dan kepolisian dinilai perlu menyelidiki kasus ini. Sebab, jarum suntik dalam jumlah banyak bertebaran di tepi pantai mengundang kecurigaan bahwa limbah berasal dari sebuah kegiatan besar. "Pemerintah dan polisi harus mencari dan menginvestigasi siapa yang bertanggung jawab. Mereka (yang bertanggung jawab) bisa dikenai pidana lingkungan," kata Jufri. Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Ballerina mengharapkan warga tidak perlu terburu-buru menduga siapa pemilik jarum suntik hingga botol injeksi bekas dalam jumlah banyak itu. Ia beralasan, saat ini barang sejenis itu mudah diperoleh lantaran dijual bebas. Karenanya perlu penelusuran mendalam bila ada temuan serupa. "Kan bisa juga (suntik) digunakan para pecandu," katanya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Suryanto mengatakan hal serupa. Ia berharap warga menunggu upaya pemerintah untuk mengungkap hal ini. "Yang penting kita cek dulu. Perlu diteliti dulu," katanya. Sementara itu, Suryanto tidak setuju dengan pendapat pantai wisata mesti ditutup sementara. Namun ia mengakui, temuan ini menimbulkan dugaan sudah terjadi tindak pengelolaan limbah yang tidak berjalan baik. "Berarti ada yang tidak benar mengendalikan limbah. Tapi, kita perlu meninjau dulu," kata Suryanto. Jarum suntik, botol-botol obat injeksi bekas, jarum infus, selang infus, bekas tabung infus, hingga botol obat lain sempat mengotori Pantai Kemala, sebuah pantai wisata Balikpapan. Pantai ini berada di pusat kota kurang dari 500 meter Lapangan Pancasila, area publik warga Balikpapan. Wisatawan mendapati puluhan limbah itu tersebar di sepanjang pantai. Ada juga semacam wadah serupa bekas jeriken berisi suntikan yang tidak terhitung jumlahnya. Dari hari ke hari jumlah limbah ini berkurang. Bahkan setelah hari ketiga, hampir tidak bisa didapat lagi limbah itu. Beberapa jenis limbah masih bisa ditemui, itu pun berada cukup jauh dari lokasi temuan pertama. Sebagai contoh, kantung orange yang diperkirakan sebagai kantung jenazah ditemukan hampir 300 meter dari pantai Kemala. "Bisa jadi pindah karena diterpa gelombang," kata Michele, seorang pengunjung pantai yang menemukan kembali kantung itu. Ia juga mengaku masih menemukan sejumlah injeksi yang sudah berlumut di beberapa titik. lx/kmp
Tag :

Berita Terbaru

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk k…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat t…