Menanti UU Ekonomi Kreatif untuk Gerakkan Ekonomi Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Potensi ekonomi kreatif Indonesia, sangat luar biasa. Ini terlihat pula di daerah-daerah. Banyak sekali usaha kreatif yang sudah berdiri. Hanya saja, beberapa dari mereka masih memerlukan sentuhan teknologi agar lebih berkembang. Apalagi tahun 2030, ekonomi Indonesia ditargetkan menjadi yang terkuat setelah Amerika dan China. Lantas, apa yang bisa diperbuat untuk mengembangkan ekonomi kreatif ini? ------------- Saat bertemu dengan para pelaku usaha di daerah pemilihan di Kediri, Jawa Timur, saya mengajak serta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Sebab, lembaga ini juga berharap agar pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia semakin baik. Pada intinya, para pelaku usaha ini sudah kreatif, namun mereka tetap butuh sentuhan. Misalnya, pendidikan vokasi, promosi dalam jaringan, hingga hak paten. Namun, semuanya perlu sinergisitas. Saat ini sudah memasuki era otonomi daerah. Untuk itu, diharapkan para pemangku jabatan di daerah juga punya kebijakan khusus terkait dengan perekonomian di daerahnya. Pengembangkan ekonomi kreatif sendiri bukan hanya menjadi pekerjaan rumah untuk Bekraf, tapi juga pemerintah daerah. Dengan adanya sinergisitas yang baik, diharapkan dapat mendorong ekonomi kreatif di daerah semakin berkembang. Karena itulah, Komisi X DPR RI mendorong agar draft RUU Ekonomi Kreatif secepatnya diselesaikan, sehingga nantinya ada payung hukum untuk mendorong kegiatan ekonomi kreatif di Indonesia semakin tumbuh. Saat ini, RUU Ekonomi Kreatif masih dalam penggodokan, sudah masuk Prolegnas 2018. Nantinya, setelah RUU itu sudah diputuskan menjadi UU, diharapkan jadi payung hukum, sehingga pemangku kebijakan di daerah juga bisa membuat aturan yang merujuk pada aturan di atasnya tersebut. Sedang alam mewujudkan ekonomi kreatif, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi budaya, produk budaya sehingga bisa difungsikan untuk kekinian. Dengan itu, produk itu akan diminati pasar baik dalam negeri ataupun dalam negeri. Pada 2017, Bekraf mendapatkan anggaran sebesar Rp700 miliar. Dengan anggaran tersebut, diharapkan Bekraf bisa lebih optimal bekerja. Bekraf sendiri juga mendorong pengusaha untuk lebih kreatif, dengan memanfaatkan ekonomi kreatif yang secara langsung bisa memberikan nilai tambah pada semua potensi yang ada, pada nilai barang, sehingga produk mereka akan lebih menarik bagi pasar. (*)
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…