Bedah Rumah untuk 114 Anggota Veteran di Jogyakarta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta- Kegiatan mulia yang dilakukan Kodim 0730 Gunungkidul dengan melakukan bedah rumah milik Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Selama tahun 2017 ada 114 rumah milik anggota LVRI yang diperbaiki. Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Muhammad Taufik Hanif mengatakan, bedah rumah ini merupakan cara menghargai para perjuangan kemerdekaan dan para veteran. "Di sini datanya ada 114 orang veteran, dari survei lapangan untuk tahun ini ada 9 orang yang rumahnya dibedah. Hal ini berdasarkan survei di lapangan, dan dicari untuk yang benar-benar membutuhkan," tutur Taufik. Salah satunya adalah rumah milik Broto Wiyono (74) warga Semanu Tengah, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Broto Wiyono yang dulunya merupakan salah seorang pejuang yang bergabung dalam Dwi Komando Rakyat (Dwikora) itu kondisinya terbuat dari kayu dan bambu yang sudah usang. Dwikora sendiri adalah perang yang berawal dari keinginan Federasi Malaya atau juga dikenal sebagai Persekutuan Tanah Melayu pada tahun 1961 untuk menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak ke dalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan Persetujuan Manila. Oleh Presiden Soekarno, keinginan itu ditentang, karena menganggap aksi tersebut sebagai boneka Inggris, dan kolonialisme baru di kawasan Asia Tenggara. Sebagai bentuk konfrontasi, Soekarno kala itu tidak hanya mengirim tentara namun juga relawan. "Saat Dwikora, saya bertugas di sekitar Kepulauan Riau. Saya menjadi relawan Dwikora awalnya mendaftarkan diri sebagai relawan di Yogyakarta. Kemudian menjalani seleksi selama 1 bulan di sana, dilanjutkan di Klaten selama 3 bulan, dan bertugas di sekitar Kepulauan Riau selama 28 bulan," tutur Broto, Jumat (10/11). Bapak lima orang anak, 10 cucu dan 2 cicit ini sering berada di tengah laut untuk melakukan pengawasan wilayah. Seusai berjuang di Dwikora, Broto memilih pulang kampung ke Gunungkidul. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, Broto pun kemudian bekerja sebagai petani. Hasil kerja yang diterima Broto pun tak menentu jumlahnya. Meskipun mendapatkan uang pensiun sebesar Rp 1,4 juta dari pemerintah setiap bulannya, uang itu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok setiap bulannya. "Untuk memperbaiki rumah, saya gak ada uang. Saya bersyukur karena dapat bantuan (pembuatan rumah) ini sehingga ke depan rumah tidak lagi bocor," ujar suami dari Suwasiyem ini. (hm/mrd)
Tag :

Berita Terbaru

Perajin Tempe di Ponorogo Terpaksa Perkecil Ukuran Imbas Harga Kedelai dan Plastik Naik

Perajin Tempe di Ponorogo Terpaksa Perkecil Ukuran Imbas Harga Kedelai dan Plastik Naik

Rabu, 06 Mei 2026 13:38 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena maraknya komoditas kedelai membuat para perajin tempe di Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jawa…

Korban Terakhir Perahu Tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Terakhir Perahu Tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Rabu, 06 Mei 2026 13:36 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pencarian korban perahu tenggelam di Perairan Sembilangan, Gresik, akhirnya tuntas. Pada hari kelima operasi, tim gabungan berhasil m…

Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya

Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya

Rabu, 06 Mei 2026 13:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suasana di Kantor Pemerintah Daerah Kab.Blitar pada Selasa 5 Mei 2026 sejak pukul 09.00 mendadak sunyi mulai dari pintu gerbang…

Lantik 74 Pejabat Fungsional, Plt Bupati Tulungagung: Jadilah Motor Penggerak Perubahan!

Lantik 74 Pejabat Fungsional, Plt Bupati Tulungagung: Jadilah Motor Penggerak Perubahan!

Rabu, 06 Mei 2026 13:15 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin melantik 74 pegawai negeri sipil di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam…

Permintaan Sarung Tenun Goyor Jombang Melonjak di Momen Musim Haji 2026

Permintaan Sarung Tenun Goyor Jombang Melonjak di Momen Musim Haji 2026

Rabu, 06 Mei 2026 13:04 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Para perajin sarung tenun goyor di Dusun Pengaron, Desa Pengaron, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali…

FKH UNAIR Gelar Bimtek, Perkuat Penanganan Penyakit Pada Hewan Ternak

FKH UNAIR Gelar Bimtek, Perkuat Penanganan Penyakit Pada Hewan Ternak

Rabu, 06 Mei 2026 12:53 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 12:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan para pakar dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang d…