Lonjakan Harga Bapok, Pedagang Makanan Ngawi Khawatir Kehilangan Pelanggan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Aktivitas jual beli di pasar besar Ngawi.  SP/ Foto: IDN Times/Riyanto 
Ilustrasi. Aktivitas jual beli di pasar besar Ngawi. SP/ Foto: IDN Times/Riyanto 

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti fenomena lonjakan harga bahan pokok (bapok), seperti komoditas beras dan minyak goreng dalam sepekan terakhir, membuat sejumlah para pelaku usaha kuliner di Ngawi tidak berani menaikkan harga jual karena khawatir kehilangan pelanggan.

Berdasarkan pantauan di Pasar Besar Ngawi pada Minggu (21/6/2026) menunjukkan harga beras premium naik dari Rp14.700 menjadi Rp16 ribu per kilogram. Sementara beras medium melonjak dari Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyakita yang sebelumnya dijual Rp20 ribu per liter kini menjadi Rp22 ribu per liter. 

Menurut Lasni, salah satu pedagang Pasar Besar Ngawi mengatakan, hampir seluruh jenis beras mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu membuat banyak pembeli mengeluhkan mahalnya kebutuhan pokok. Lanjutnya, kenaikan harga bahan pokok ini diduga dipengaruhi meningkatnya biaya distribusi setelah harga BBM non-subsidi mengalami penyesuaian.

"Beras semua naik. Medium dari Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu dan premium dari Rp14.700 menjadi Rp16 ribu. Belum lagi minyak goreng, para pembeli mengeluh semua," ujar Lasni.

Lebih lanjut, adanya dampak kenaikan harga bahan pokok paling dirasakan para pelaku usaha kuliner. Mereka harus mengeluarkan modal lebih besar untuk membeli bahan baku setiap hari. Akibatnya, banyak pedagang memilih mempertahankan harga jual meski keuntungan yang diperoleh semakin menipis.

Tak hanya beras dan minyak goreng, beberapa jenis sayuran juga mengalami kenaikan harga. Wortel yang sebelumnya dijual Rp12 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp18 ribu per kilogram. Sementara kubis naik dari Rp8 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok. Sebab jika kenaikan harga terus berlanjut, beban ekonomi masyarakat dan pelaku usaha kecil diperkirakan akan semakin berat. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Pendidikan Digital dan Ekonomi Desa, PLN UIT JBM Komitmen Jalankan Program TJSL

Perkuat Pendidikan Digital dan Ekonomi Desa, PLN UIT JBM Komitmen Jalankan Program TJSL

Senin, 22 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 22 Jun 2026 14:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Sebagai wujud komitmen dalam menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian…

Optimalkan Susun Strategi Pembangunan, Pemkab Lumajang Andalkan Data BPS

Optimalkan Susun Strategi Pembangunan, Pemkab Lumajang Andalkan Data BPS

Senin, 22 Jun 2026 14:23 WIB

Senin, 22 Jun 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi serta potensi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus mendorong…

Hadapi Wabah Tikus dan Rob, Petani di Tongas Was-was Hasil Panen Anjlok

Hadapi Wabah Tikus dan Rob, Petani di Tongas Was-was Hasil Panen Anjlok

Senin, 22 Jun 2026 14:10 WIB

Senin, 22 Jun 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Musim panen padi yang seharusnya menguntungkan dan berlimpah justru petani di Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten…

Dorong Literasi Pemanfaatan Digital, Dispersip Probolinggo Gencarkan Workshop Inlislite

Dorong Literasi Pemanfaatan Digital, Dispersip Probolinggo Gencarkan Workshop Inlislite

Senin, 22 Jun 2026 14:04 WIB

Senin, 22 Jun 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai salah satu meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan dalam pemanfaatan teknologi informasi, Pemerintah Kabupaten…

Kunjungi Pacar di Lapas Blitar, Pengunjung Wanita Selundupkan Pil Doble L di Kemaluanya

Kunjungi Pacar di Lapas Blitar, Pengunjung Wanita Selundupkan Pil Doble L di Kemaluanya

Senin, 22 Jun 2026 13:58 WIB

Senin, 22 Jun 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Petugas Lapas Klas II B Blitar pada Kamis 18 Juni 2026, di kejutkan salah satu pengunjung wanita ketika berkunjung di Lapas untuk…

Wakil Bupati Sidoarjo Buka Yatim Camp, Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter dan Kemandirian Anak

Wakil Bupati Sidoarjo Buka Yatim Camp, Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter dan Kemandirian Anak

Senin, 22 Jun 2026 13:36 WIB

Senin, 22 Jun 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., secara resmi membuka kegiatan 1.000 Yatim Camp yang diselenggarakan Forum Daerah …