Soal Pembunuhan Sadis, Polsek Manyar Cari Pelaku Lain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Terkait kasus pembunuhan sadis yang mengakibatkan korban Wahyudi (58), warga Jalan Kemuning 2 No.25 Kecamatan Candi Mulyo, Kabupaten Jombang, tewas mengenaskan. Kini tim Reskrim Polsek Manyar, Kabupaten Gresik, masih terus melakukan pengembangan untuk mencari ada tidaknya pelaku lain. Hal ini dikemukakan Kapolsek Manyar AKP Rian Septia K didampingi Kanit Reskrim Polsek Manyar saat konfrensi pers di halaman Mapolsek. Sebelumnya, pihaknya sudah berhasil menangkap enam pelaku yakni Mattura (50), Suyono, Imam Fauzi, Sandy Fadhoni, Dwi Priyanto dan Choirul Arifin. Para pelaku ini merupakan warga asal Meduren, Kecamatan Manyar dan Tlogopojok, Kecamatan Gresik. "Nah, tertangkapnya keenam pelaku ini, kita korek keterangan dari mereka untuk dilakukan pengembangan, siapa tahu masih ada pelaku lain di luar dari keenam yang sudah diamankan," terang Kapolsek Manyar. Sebagaimana dijelaskan oleh AKP Rian, peristiwa pembunuhan sadis ini terjadi sekitar pukul 03.00 Wib di wilayah Meduren, Manyar pada 4 November 2017. Namun jenazah korban baru ditemukan warga pukul 06.00 Wib hari itu. Saat ditemukan, kondisi jenazah dalam keadaan kaki terikat dan kedua tangan juga terikat ke belekang. Selain itu, mulut penuh pasir dan sekujur tubuh terdapat luka lebam akibat benturan benda keras. Kejadian ini lanjut Kapolsek AKP Rian, mestinya tidak boleh terjadi. Dan inilah akibat jika warga main hakim sendiri. Dimana, selain mengakibatkan nyawa orang lain melayang, pelaku juga sengsara karena harus dihukum dan kekuarganya turut sengsara. "Ini akibat dari main hakim sendiri. Makanya saya minta masyarakat Manyar jika ada persoalan jangan main hakim sendiri. Kan ada wadah hukum, ayo bawa ke Polsek setempat, supaya tidak ada korban," imbuh AKP Rian seraya mengaku jika kasus ini tergolong sadis lantaran korban dikeroyok bersams-sama dipukuli, diseret, diikat, disuapin tanah hingga tewas. "Lalu ditinggalkan begitu saja," timpalnya. Mattura (50), warga Meduren, salah satu pelaku mengemukakan dia bersama lima pelaku lainnya mengaku mengeroyok korban hingga tewas lantaran kesal. Dimana saat melintas di daerah Meduren, korban yang diketahui sudah beristri dan memiliki anak dua itu, mengganggu orang di jalan dan warung kopi. "Kami pukuli korban dengan balok, diseret di makani pasir itu betul karena kami kesal ulah korban ini mengganggu warga," aku Mattura. Mis
Tag :

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sita Catatan Keuangan dan Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sita Catatan Keuangan dan Satu Handphone 

Rabu, 08 Apr 2026 21:25 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 21:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Direktur Utama (Dirut) PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sutrisno, dan menyita satu …

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…