Tenggak miras dulu di Cafe Heaven sebelum beraksi,

Komplotan Pukul Rampas Tidar Tertangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Keberadaan Cafe Heaven Jalan Tidar nampaknya dimanfaatkan kelompok pelaku perampasan motor. Dari catatan Surabaya Pagi saja, di tahun 2017 ini sudah 3 kelompok pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) berhasil diringkus Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tercatat, tiga kelompok yang diringkus, menenggak miras terlebih dahulu di Cafe Heaven dan menyasar pengunjung cafe yang pulang sendirian. Berdasarkan catatan Surabaya Pagi, dua kelompok yang sudah ditangkap sebelumnya yaitu kelompok putra madas yang digawangi Hanafi dan Vicky serta kelompok Aman Cs. Kelompok putra madas yang berjumlah 7 orang berhasil ditangkap 4 orang, pada Maret 2017 silam. Sedangkan kelompok Aman yang berjumlah 10 orang, berhasil ditangkap 3 orang, pada Juli 2017 lalu. Kedua kelompok rampas motor tersebut sama-sama menggunakan Cafe Heaven untuk mencari sasaran. Kelompok putra madas beraksi 10 kali. Dan Aman Cs malah sudah 18 kali. Semua korban yang disasar mereka merupakan pengunjung cafe yang pulang dengan membawa motor sendirian. Terbaru, Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya, Unit Tipiter (tindak pidana tertentu), berhasil meringkus 4 dari 6 komplotan curas yang biasa beraksi di Jalan Tidar. Kelompok ini dipimpin oleh M. Ribut (22) warga Jalan Tambak Pring, Surabaya. Ribut ditangkap bersama 3 anggotanya. Sedangkan 2 tersisa, sudah masuk DPO (daftar pencarian orang) dan tengah diburu. Penangkapan pada Kamis (16/11/2017) dini hari itu, dipimpin Iptu Agus Suprayogi. Tiga anggota Ribut yang turut ditangkap yaitu Safiudin (19) asal Jrenge, Sampang, Madura ; Masruf (19) asal Kedundung, Sampang, Madura dan AS (17) warga Jalan Penanggungan Surabaya. Sedangkan dua pelaku lain yang DPO yaitu ML dan AD. "Empat pelaku itu, kami tangkap saat mengantar motor hasil rampasan ke Madura. Pada saat kami melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu," sebut Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol I Dewa Gede Juliana, Minggu (19/11/2017). Dari penangkapan keempat pelaku itu, Tim Anti Bandit juga berhasil mengamankan sebuah motor Honda Scoopy M 6339 GC hasil rampasan dan motor Yamaha Vixion L 5208 VX yang mereka gunakan untuk beraksi. "Mereka sudah beraksi 6 kali di Jalan Tidar Surabaya. Semuanya merampas motor dengan cara pepet, pukul, rampas," beber Kompol Dewa. Dengan ditangkapnya Ribut Cs ini, terungkap pula bahwa Ribut dan kelompoknya selalu menenggak miras di Cafe Heaven sebelum beraksi. Setelah cukup nyali untuk beraksi, mereka keluar cafe dan menunggu sesaat di tempat parkir. "Darisanalah, mereka mencari sasaran. Yaitu pengunjung cafe yang pulang dari cafe sendirian naik motor," ulas Kompol Dewa. Caranya, Ribut cs menguntit sasarannya beramai-ramai menggunakan tiga motor. Setelah ada kesempatan, Ribut Cs memepet dan memukuli korban. Setelah korban tidak berdaya, Ribut Cs merampas motor korban. Kendati beraksi antara 6 hingga 10 orang, motor hasil rampasan biasanya hanya diantar oleh 4 orang ke penadah di Madura. Satu diantaranya yaitu Ribut. Setelah berhasil menjual motor hasil rampasan, Ribut juga yang mengatur pembagiannya. "Setelah saya bagi rata, sisa uangnya kita buat beli minuman (keras) di cafe heaven lagi di hari berikutnya. Jika setelah minum ada sasaran, ya kami beraksi. Kalau tidak ada, kami pulang. Kami tidak membawa senjata tajam. Kami hanya pukul korban dengan tangan kosong," aku Ribut. bkr
Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…