Akan Digusur, PKL Bungurasih Wadul Dewan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Khawatir tempat berjualan di kawasan Bungurasih akan digusur, perwakilan pedagang Bungurasih mengadu ke Komisi A DPRD Sidoarjo. Pengaduan ini ditindaklanjuti dengan menggelar hearing bersama Pemdes Bungurasih, PT Avilla selalu pemilik lahan, Satpol PP dan pihak kecamatan Waru. Dalam hearing, Kepala Desa Bungurasih Hj Eni Rosadah menceritakan, pihaknya menerima surat dari kecamatan, bahwa ada rencana penertiban PKL di Ramayana. Karena dianggap penertiban ini adalah program pemerintah, maka Pihak Desa sangat setuju dan legowo. “Apalagi PT Avilla selaku pemilik persil, tidak pernah ada kontribusi ke desa. Maka kita dukung penertiban itu,” jelas Eni. Senada dengan kepala desa, BPD setempat yang hadir di hearing, juga siap memback up penertiban. “Desa Bungurasih selalu banjir karena aliran air tersumbat di bagian bawah bedak milik pedagang,” jelas salah satu anggota BPD Bungurasih. Menanggapi ini, Syaifuddin perwakilan dari pedagang, meminta ada jalan keluar yang baik tanpa membersihkan PKL yang ada. “PKL siap memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah melalui kecamatan. Asal jangan sampai penggusuran,” terangnya. Sedangkan dari PT Avilla, menyatakan siap mematuhi instruksi penertiban, asal diberikan waktu para pedagang menghabiskan stok dagangannya. “Kita patuh hukum, tapi kalau dibilang kumuh ya juga sangat tidak bijaksana,” tutur Syaifuddin perwakilan PT Avilla. Sementara itu sekretaris komisi A DPRD Sidoarjo H.Saiful Ma’ali yang memimpin hearing menegaskan, dalam waktu dekat komisi A akan melakukan sidak ke lokasi, untuk melihat langsung apakah keberadaan PKL ini sebagai penyebab banjir. Kalau memang nantinya warung semi permanen menjadi masalah penyebab banjir, maka akan direkomendasikan penertiban. “Tapi kalau tidak, maka solusi terbaik dari masalah ini adalah koordinasi dan komunikasi antara Pemdes Bungurasih dan PT Avilla,” ungkap Saiful Ma’ali. sg
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…