Buruk, Kinerja PD Pasar dan RPH

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2017, kinerja BUMD milik Pemkot Surabaya dievaluasi Komisi B DPRD Kota Surabaya. Dua perusahaan plat merah menjadi sorotan tajam, yakni Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) dan Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan. PD Pasar dinilai dalam kondisi kritis sejak rekeningnya diblokir Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah (Kanwil) Jatim I. Sedang RPH dikritisi karena hanya mencetak laba Rp 23 juta, padahal asetnya besar. Ketua Komisi B DPRD Surabaya Mazlan Mansyur mendesak Pemkot Surabaya segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut. Menurut Mazlan, kondisi di PD Pasar Surya saat ini sangat kritis. Mulai dari utang pajak hingga rekening PD Pasar yang diblokir Kanwil Pajak. "Kita minta Pemkot tegas untuk segera mengambil langkah agar bisa menyelesaikan masalah PD Pasar Surya," tegas Mazlan, Selasa (28/11) kemarin. Selain dua masalah tersebut, saat ini ada pemeriksaan arah aliran uang tak jelas dari pelaksana tugas Dirut yang lama sebesar Rp 7 miliar. Hal itu menunjukkan adanya catatan arus keuangan yang tidak transparan. Akibat kondisi perusahaan yang sedang kritis, untuk laba akan diakumulasi di tahun berikutnya. Karena keuntungan yang didapatkan sekarang masih diputar akibat adanya pemblokiran rekening. Sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya meminta agar anggaran APBD tidak dibuang sia-sia lantaran sudah menggelar rekrutmen pimpinan BUMD. Namun akhirnya batal lantaran hasilnya tidak memenuhi standar. Kinerja RPH Mengenai kinerja Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirikan, Mazlan mengatakan, pemberian nilai merah juga lantaran pengelolaan di BUMD itu dianggap tidak beres. Salah satu indikasinya dilihat dari sisi pendapatan yang tidak sebanding dengan modal aset yang dimiliki. Menurut Mazlan, hingga akhir tahun 2017 PD RPH Pegirikan hanya mendapatkan laba sebesar Rp 23 juta. Laba sebesar itu sama sekali tidak sebanding dengan nilai aset yang dimiliki. “Aset yang dikelola nilainya mencapai puluhan miliar. Kalau hanya bisa mendapatkan laba usaha Rp 23 juta, tentu menjadi pertanyaan,” ujar Mazlan. Politisi dari PKB ini menilai, minimnya laba yang didapat mengindikasikan jika direktur utama dan direksi yang baru dilantik tahun ini terbukti kurang cakap dalam memanajemen perusahaan. Padahal setiap harinya ada ratusan hewan yang dipotong. Mazlan menyebutkan, setiap harinya ada 400 sapi yang dipotong. Itu belum termasuk kambing dan babi. Oleh karena itu komisinya akan mendorong peningkatan laba untuk tahun depan. Termasuk soal inovasi usaha yang akan dijalankan. “Kami menyoroti manajemen yang tidak memiliki kapabilitas dalam manajemen perusahaan. Padahal, dari laba Rp 23 juta deviden yang disetor ke pemkot hanya separuhnya," sesal politisi yang dikenal kritis ini. KBS dan PDAM Berikutnya, untuk PDTS Kebun Binatang Surabaya (KBS), Mazlan memberikan apresiasi lantaran tahun ini bisa menghasilkan laba sampai Rp 1,75 miliar. Namun di tahun 2018 mendatang, dalam rapat RAPBD, KBS justru ingin menurunkan target tahun depan menjadi Rp 600 juta. Oleh sebab itu, Mazlan meminta KBS untuk melakukan efisiensi pengeluaran dan tetap mempertahankan laba perusahaan sebesar Rp 1,75 miliar tersebut. “Berikutnya yang pendapatan labanya bagus adalah PDAM Surya Sembada, dimana tahun ini mereka bisa memberikan laba senilai Rp 115 miliar. Tapi kami lebih menyorot kualitas pelayanannya,” kata Mazlan. Masih ada sebanyak 2,7 persen warga Surabaya yang belum mendapatkan aliran air bersih. Selain itu, masih banyak pelanggan yang sudah dapat air bersih namun belum kontinyu. Di tahun depan, ia meminta jangkauan pelanggan harus mencapai 100 persen warga Surabaya. Dan untuk peningkatan layanan tekanan air harus ditingkatkan dengan membuat reservoar. Sementara itu Dirut PDAM Surya Sembada Mujiaman mengatakan reservoar di Surabaya akan dibangun di sejumlah lima titik. Yaitu di Pegirikan, di Petekan, dan Ketegan, Krembangan, Oso Wilangun dan Bulak Banteng. Dikatakan Mujiaman reservoar ini akan meratakan tekanan layanan air di pinggiran Surabaya sehingga tak kehilangan layanan air. “Karena memang ada wilayah yang jauh dari instalasi sehingga reservoar ini akan meningkatkan tekanan karena ada tandon besar dalam bentuk reservoar,” terang Mujiaman. n alq
Tag :

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…