Maju Pilgub, Penyelenggara Negara Sebaiknya Mundur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dua pasangan calon yang akan meramaikan Pilgub Jatim saat ini juga masih menyandang status Penyelenggara Negara. Secara berturut-turut, Gus Ipul dan Khofifah masih menjabat sebagai Wagub Jatim dan Menteri Sosial. Begitu juga tokoh yang menjadi Wagub dari kedua tokoh tersebut. Secara berurutan, Azwar Anas dan Emil Dardak juga masih menjabat sebagai Bupati Banyuwangi dan Bupati Trenggalek. Pakar kebijakan publik asal Universitas Sunan Giri Agus Anhari mengatakan bahwa seharusnya tiap Penyelenggara Negara harus sudah mundur dari jabatannya setelah deklarasi akan maju pada Pilkada Serentak. Sebab, apabila tidak mundur, kekhawatiran terjadi konflik kepentingan akan sangat besar. "Dari segi penggunaan APBD saja misalnya, dana operasional Penyelenggara Negara kan masuk APBD. Itu perlu dilihat apakah perjalanan kampanye yang dilakukan ada dana itu yang digunakan? Kalau sudah resmi deklarasi, harusnya mundur. Bukan hanya cuti. Karena risiko konflik kepentingan terjadi akan sangat besar," cetus Agus. Perubahan peraturan tersebut, menurut Agus menjadi sangat penting. "Karena ya itu tadi, kalau belum sepenuhnya mundur maka potensi penyelewengan fasilitas negara akan menjadi sangat besar dan susah dikontrol," pungkasnya. Senada, pengamat politik asal Universitas Brawijaya Fazadhora Nailufar juga menganggap bahwa sosialisasi Paslon Cagub dan Cawagub oleh Penyelenggara Negara yang belum mengambil cuti resmi menjadi rawan untuk terjadinya penyelewengan jabatan. Pasalnya, langkah dari para calon tersebut menjadi sangat bias apakah dilakukan sebagai Pejabat Publik atau sebagai Cagub dan Cawagub. "Seperti Gus Ipul misalnya, masih menjabat sebagai Wagub tapi sudah mendeklarasikan diri sebagai Cagub. Ini kan muncul kerawanan juga di sisi lain nantinya di setiap program kerja Wagub, yang bersangkutan memasukkan kepentingan politik pribadinya," jelas Dhora lebih lanjut. Sebelumnya, Ketua Forum Komunikasi Kyai Kampung Jawa Timur (FK3JT) Fahrurrozi juga mendesak agar Presiden Jokowi segera melakukan reshuffle kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Desakan tersebut dikeluarkan mengingat posisi Khofifah yang juga menjadi salah satu Cagub pada Pilgub Jatim 2018. "Meskipun secara aturan hanya diwajibkan cuti, tapi saya tidak pernah tahu ada Menteri cuti. Secara etika dan moral juga lebih baik apabila tidak lagi menjabat sebagai Menteri. Lebih elok jiga secara etika dan moral. Karena yang bersangkutan ini kan mengelola keuangan negara," kata Gus Fahrur, sapaan akrab Fahrurrozi, pada kesempatan tersebut. Menurut Gus Fahrur, desakan tersebut didasari oleh beberapa alasan yang sangat krusial. "Bukan tanpa alasan. Kami ini ngeman yang bersangkutan. Perayaan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional pada tanggal 20 Desember. Nanti kan di Jawa Timur. Dikhawatirkan, kalau Khofifah belum mundur atau terkena reshuffle, maka bisa muncul konflik kepentingan. Untuk rakyat kecil bisa bias juga. Nanti dikiranya Khofifah yang bikin acara itu. Padahal kan itu anggaran negara," cetusnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan ketangguhan ekonomi Indonesia di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa Nankai…

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, tidak menampik bahwa pihaknya sempat mengalami kendala operasional dalam proses…

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perayaan ulang tahun Presiden Jokowi ke-65, disambut meriah oleh warga sekitar. Kediaman preside Republik Indonesia (RI) ke-7 itu…

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Jawa.…

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perencana Keuangan Aidil Akbar mengatakan menabung dan investasi merupakan dua instrumen yang berbeda sehingga tidak bisa…

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masuk menggantikan Kai Havertz pada menit ke-60, Deniz Undav langsung menjadi pembeda dengan mencetak gol penyama kedudukan di…