Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Mata uang pecahan dolar
Ilustrasi. Mata uang pecahan dolar

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perencana Keuangan Aidil Akbar mengatakan menabung dan investasi merupakan dua instrumen yang berbeda sehingga tidak bisa dibandingkan secara langsung.

Menurut dia, menabung memiliki jaminan dan relatif aman, sedangkan investasi mengandung risiko yang lebih tinggi. Karena itu, kenaikan suku bunga tidak otomatis membuat menabung lebih menarik dibandingkan investasi.

"Menabung tidak bisa disamakan dengan investasi karena menabung memiliki jaminan dan relatif aman, sementara investasi memiliki risiko. Jadi tidak bisa langsung disimpulkan menabung lebih menguntungkan hanya karena suku bunga naik," kata Aidil Jumat (19/6).

Ia menilai saat ini masyarakat cenderung mengambil sikap wait and see di tengah berbagai ketidakpastian, baik dari dalam maupun luar negeri. Ketidakpastian itu mulai dari kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi global, hingga hasil penilaian lembaga indeks global MSCI terhadap pasar keuangan Indonesia.

Menurut Aidil, kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat memilih instrumen yang lebih aman seperti deposito dan dolar AS dibandingkan instrumen investasi yang berisiko.

"Orang masih lebih banyak menaruh uang di deposito dan forex, khususnya dolar AS, dibandingkan berinvestasi," ujarnya.

Senada, Perencana Keuangan One Shieldt Budi Rahardjo menilai suku bunga tinggi memang dapat membuat instrumen simpanan seperti deposito terlihat lebih menarik dalam jangka pendek.

Menurut dia, kondisi pasar keuangan yang masih bergejolak membuat instrumen berisiko seperti saham kurang diminati sebagian investor.

"Untuk jangka pendek memang bisa dikatakan menabung atau menempatkan dana di deposito terlihat lebih menguntungkan dibandingkan investasi pada instrumen berisiko tinggi seperti saham di tengah kondisi pasar saat ini," kata Budi.

Meski demikian, Budi mengingatkan investor tetap perlu melihat tujuan keuangan dalam jangka panjang. Menurutnya, kondisi pasar yang sedang terkoreksi justru bisa menjadi peluang untuk membeli aset investasi dengan harga lebih murah. n ec, he

Tag :

Berita Terbaru

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan ketangguhan ekonomi Indonesia di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa Nankai…

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, tidak menampik bahwa pihaknya sempat mengalami kendala operasional dalam proses…

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perayaan ulang tahun Presiden Jokowi ke-65, disambut meriah oleh warga sekitar. Kediaman preside Republik Indonesia (RI) ke-7 itu…

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Jawa.…

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masuk menggantikan Kai Havertz pada menit ke-60, Deniz Undav langsung menjadi pembeda dengan mencetak gol penyama kedudukan di…

Presiden Bolivia, Risau Gelombang Demonstrasi Anti-pemerintah

Presiden Bolivia, Risau Gelombang Demonstrasi Anti-pemerintah

Minggu, 21 Jun 2026 20:24 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ditengah demo mahasiswa di beberapa kota di Indonesia, Presiden Bolivia Rodrigo Paz telah mendeklarasikan keadaan darurat usai…