Sosok Pemimpin Menurut Akar Rumput

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kurang dari setahun jelang Pilgub Jatim 2018, baru ada dua poros yang akan meramaikan pesta demokrasi untuk memilih Pemimpin Jatim tersebut. Kedua poros itu adalah pasangan Gus Ipul-Azwar Anas dan Khofifah-Emil Dardak. Bagaimana dengan suara di akar rumput? Bagaimana sosok pemimpin yang diharapkan oleh mereka? Husnul Khotimah misalnya, wanita yang berprofesi sebagai pemilik warung kopi di kawasan Semolowaru tersebut mengharapkan sosok pemimpin baru yang mampu menawarkan ide untuk memperbaiki nasibnya. Terlebih lagi, apabila janji-janji kampanye yang diucapkan kelak juga dapat diwujudkan secara konkret. "Ya pokok pemimpin yang mampu memperbaiki nasib kita orang kecil lah Mas. Terus, yang kalau kampanye bukan jual janji. Tapi ditepati," kata Husnul di warung miliknya, Rabu(6/12). Senada dengan Husnul, Mahmud yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online juga berharap ada gagasan nyata dari para calon Pemimpin Jatim yang akan datang untuk masyarakat kecil. "Jadi jangan cuma pro orang kaya saja. Orang kaya itu ada juga gara gara ada orang kecil seperti kami ini," katanya. Bagaimana dengan isu agama yang mulai dijadikan senjata untuk menyerang lawan politik? Baik Husnul maupun Mahmud merasa bahwa cara tersebut bukanlah hal yang penting bagi mereka. "Mau mereka didukung Kyai A lalu yang satunya Kyai B itu nggak penting bagi saya. Yang terpenting itu bagaimana kami ini bisa makan tiga kali, anak-anak bisa sekolah," cetus Mahmud. Menanggapi fenomena tersebut, beberapa waktu lalu Sekretaris DPD Partai Gerindra Anwar Sadad meyakinkan bahwa poros tengah bakal menjadi sangat berbeda dengan poros yang sudah ada. Poros yang disebut-sebut bakal digagas oleh Gerindra-PAN-PKS tersebut akan menjadikan ide dan gagasan sebagai titik fokus utamanya. "Begitu formulasi Cagub dan Cawagub selesai, kami akan munculkan gagasan untuk membangun Jawa Timur. Karena itu esensi dari Pilkada. Bukan klaim dukungan atau Fardhu Ain atau apa itu lainnya," tegas Sadad pada kesempatan tersebut. Ide awal pembentukan poros tengah tersebut, menurut Sadad juga didasari dengan melihat tingginya potensi golput di kalangan pemilih pemula dan milenial. "Kuantitas dari Milenial ini kan memang besar, tapi sayangnya mereka nggak punya gairah untuk masuk dalam proses Pilkada. Bisa jadi, karena figur yang ada belum dianggap pas. Wajar kan kalau Gerindra menjadi berpikir harus ada calon muda berkualitas dan visioner," jelasnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…