Palestina Kecam Veto AS Terkait Status Yerusalem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Yerusalem - Pemerintah Palestina mencela veto Amerika Serikat (AS) terhadap draf resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menentang keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menyebut penggunaan hak veto itu "tidak dapat diterima". Juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeina, mengatakan veto itu "tidak dapat diterima dan mengancam stabilitas masyarakat internasional karena veto tersebut tidak menghormatinya." Empat belas negara lain di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendukung resolusi tersebut, namun Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley menggunakan hak veto Amerika. Nabil Abu Rudeina mengatakan kepada AFP dalam bahasa Arab bahwa dukungan untuk resolusi tersebut, yang berasal dari sekutu AS seperti Prancis, Italia dan Jepang, "menunjukkan isolasi (Amerika). Masyarakat internasional sekarang harus bekerja sama untuk melindungi rakyat Palestina." Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu segera mengucapkan terima kasih kepada Haley atas posisinya. "Terima kasih Duta Besar Haley," kata Netanyahu di akun Twitter resminya. "Kebenaran mengalahkan kebohongan. Terima kasih, Presiden Trump. Terima kasih, Nikki Haley." Pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 6 Desember bahwa dia mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan kedutaan besar Amerika ke sana dari Tel Aviv menuai kritik dari masyarakat internasional. Palestina menganggap bagian timur kota tersebut sebagai ibu kota negara masa depan mereka. Mesir mengajukan rancangan resolusi tentang status Yerusalem itu, yang menegaskan bahwa Yerusalem adalah masalah "yang akan diselesaikan melalui perundingan" antara Israel dan Palestina dan menyatakan "penyesalan mendalam atas keputusan mengenai status Yerusalem baru-baru ini" tanpa secara khusus menyebutnya sebagai langkah Trump. Sekutu utama AS seperti Inggris, Prancis, Italia, Jepang dan Ukraina termasuk di antara 14 negara di Dewan Keamanan beranggotakan 15 negara tersebut yang mendukung resolusi itu, yang menyatakan bahwa setiap keputusan mengenai status Yerusalem "tidak mengikat secara hukum, tidak sah dan harus dibatalkan." Namun AS menggunakan hak vetonya untuk menolak resolusi. Amerika Serikat bersama dengan Inggris, Tiongkok, Prancis dan Rusia dapat memveto resolusi apa pun yang diajukan ke Dewan Keamanan, yang membutuhkan sembilan suara agar dapat diadopsi.
Tag :

Berita Terbaru

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penanganan jalan berlubang dengan mengerahkan sembilan tim Satuan Tugas…

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di ruas jalan momentum Car Free Day (CFD) alun alun Sidoarjo ke lapangan Mall Pelayanan Publik…

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ks (40) warga Desa Bululawang Kec Bakung Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad wanita yang mengambang di alirang…

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun…

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pasar Takjil Ramadhan kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit…

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…