Warga Bogor Blokir Jalan Rusak Pakai Keranda Jenazah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Bogor - Warga dari sejumlah desa di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali turun ke Jalan Raya M. Toha, untuk melakukan aksi demo, Selasa 26 Desember 2017 jelang tengah malam. Warga kesal lantaran kerusakan jalan yang sudah berlangsung belasan tahun, tak kunjung diperbaiki. Padahal, mereka telah memblokir jalan provinsi sejak Senin, 25 Desember 2017. Namun aksi mereka tak digubris oleh pemerintah daerah. Warga memblokade jalan dengan meletakkan sebuah keranda jenazah di tengah jalan. Tak hanya itu, warga juga menanam pohon pisang dan ranting di kubangan, serta menebar bebatuan di tengah ruas jalan penghubung Parung Panjang-Cigudeg-Jasinga dengan Tangerang, Banten. Ochan Tjandra, salah satu warga Desa Parung Panjang, menuturkan aksi blokir jalan itu sudah berlangsung sejak Senin 25 Desember sore. Aksi ini akan terus berlanjut hingga tuntutan warga dipenuhi. Ocan mengatakan, sejak 2007 jalan milik Provinsi Jabar ini tidak pernah diperbaiki, setelah rusak akibat truk pengangkut batu galena dan pasir yang melebihi tonase. Padahal, kata dia, warga sudah berkali-kali mengajukan kepada Pemprov Jabar maupun pihak perusahaan tambang untuk segera memperbaikinya. "Pemerintah daerah tidak segera menindaklanjuti permintaan kami dan tidak berani menindak truk melebihi tonase. Padahal, jalan ini rusak akibat hilir mudik truk besar," ujar Ocan. Menurutnya, kerusakan jalan sudah sangat mengganggu warga. Antara lain karena debu yang ditimbulkan oleh lalu lalang dump truk, mengancam kesehatan warga terutama balita maupun remaja. Kerusakan jalan juga mengakibatkan perekonomian warga terganggu, dan banyak memakan korban jiwa. Pekan lalu, seorang ibu rumah tangga, yang mengendarai sepeda motor tewas terlindas truk saat akan menghindari lubang. "Di jalur ini sudah sering yang jatuh dari motor," kata Elly Kristiana, peserta aksi demo. Kejadian tewasnya ibu rumah tangga tersebut lantas memancing emosi warga Parung Panjang untuk memblokir jalan. "Ya kami menuntut, baik pihak perusahaan tambang maupun pemerintah bertanggungjawab," kata dia. Aksi blokade masih berlanjut hingga Rabu pagi ini, dan belum diketahui kapan Jalan Raya Parung Panjang kembali dibuka. Informasi yang beredar menyebutkan, massa akan membuka blokade jalan usai menggelar pertemuan di kantor Pemkab Bogor siang ini. Itu pun jika disepakati warga. "Kalau tuntutannya ga dipenuhi, blokir jalan berlanjut terus. Malah aksinya bakal lebih gede lagi," ucap Useng. Akibat adanya pemblokiran jalan ini, aktivitas ratusan bahkan ribuan truk pengangkut galena terganggu. Begitu juga karyawan maupun pemilik perusahaan tambang lainnya, aktivitas mereka terganggu karena harus menggunakan jalur lain untuk menuju lokasi.
Tag :

Berita Terbaru

Plengsengan Sungai Sadar Ambrol, DPUPR dan PJT I Gercep Tangani

Plengsengan Sungai Sadar Ambrol, DPUPR dan PJT I Gercep Tangani

Rabu, 06 Mei 2026 15:24 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Tanpa hujan maupun angin kencang, plengsengan Sungai Sadar di Lingkungan Ngaglik, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, m…

Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

Rabu, 06 Mei 2026 14:11 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 14:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 400 guru dan tenaga pendidik …

Korban Terakhir Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Terakhir Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Rabu, 06 Mei 2026 14:06 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 14:06 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Korban terakhir kecelakaan kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik akhirnya ditemukan pada Rabu (6/5/2026) p…

Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026

Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026

Rabu, 06 Mei 2026 13:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum berkah tersendiri bagi para peternak dan penjual hewan kurban terutama sapi di…

Perajin Tempe di Ponorogo Terpaksa Perkecil Ukuran Imbas Harga Kedelai dan Plastik Naik

Perajin Tempe di Ponorogo Terpaksa Perkecil Ukuran Imbas Harga Kedelai dan Plastik Naik

Rabu, 06 Mei 2026 13:38 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena maraknya komoditas kedelai membuat para perajin tempe di Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jawa…

Korban Terakhir Perahu Tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Terakhir Perahu Tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Rabu, 06 Mei 2026 13:36 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pencarian korban perahu tenggelam di Perairan Sembilangan, Gresik, akhirnya tuntas. Pada hari kelima operasi, tim gabungan berhasil m…