Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 400 guru dan tenaga pendidik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (5/5/2026).

Penghargaan tersebut merupakan anugerah dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian para insan pendidikan.

Penganugerahan ini mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 117/TK/Tahun 2025 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.

Sebanyak 400 penerima dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, penghargaan diberikan kepada 200 penerima yang terdiri atas masa pengabdian 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun. Sementara 200 penerima lainnya menerima penghargaan pada sesi kedua.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada para guru atas kontribusi mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menilai peran guru sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti berbagai inovasi pendidikan di Jawa Timur, salah satunya program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP), yang dinilai mampu mendorong kemandirian siswa melalui praktik di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.

Program lain seperti SMA Double Track juga disebut mampu menjembatani kebutuhan dunia kerja dengan keterampilan siswa, sekaligus menjadi model pengembangan pendidikan vokasi.

Khofifah menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, termasuk mencegah perundungan (bullying) di sekolah.

Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan karakter siswa, di antaranya dengan membatasi penggunaan gawai agar proses belajar lebih fokus dan interaksi sosial dapat terjaga.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut mendoakan para guru penerima penghargaan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka.

Salah satu penerima penghargaan, Tridianti, guru SMK Negeri 7 Malang, mengaku bangga atas penghargaan yang diterimanya. Ia telah mengabdi sebagai guru sejak 1992 dan menilai profesi guru sebagai panggilan hati.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi unggul di masa depan.

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…