Usai Dituduh Merebut Suami, Kini Tertangkap Pesan

Karma Jennifer Dunn

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jennifer Dunn rupanya tak jera, meski sudah merasakan pengapnya penjara. Untuk ketiga kalinya, artis yang biasa disapa Jedun ini ditangkap atas kasus narkoba, Selasa (2/1/2018). Kasus ini menjadi seakan pelengkap setelah namanya menjadi gunjingan, lantaran artis berusia 28 tahun ini dituduh merebut suami orang, seorang pengusaha di Jakarta bernama Faisal Harris. Video pelabrakan yang dilakukan sang anak pengusaha itu kepada Jedun pun meledak di dunia maya pada November 2017. Benarkah Jedun dijebak lantaran perseteruannya dengan istri Faisal Harris? ------------- Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Jennifer ditangkap setelah polisi mengamankan FS di rumahnya. Jennifer Dunn diketahui beberapa kali memesan sabu kepada FS. Keduanya kini menjadi tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Penangkapan itu bermula ketika polisi memperoleh informasi dari masyarakat pada 31 Desember 2017. Diketahui, FS sering menggunakan rumah di Jalan Rukun nomor 27, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sebagai lokasi penyalahgunaan narkotika jenis saabu. "Yang bersangkutan 40 tahun, agak gemuk, informasi dari masyarakat bahwa di rumahnya sering ada penyalahgunaan narkotika," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/1) kemarin. Setelah menerima informasi itu, anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah tersebut dengan didampingi Ketua RW setempat. Namun FS tidak ada di rumah dan melarikan diri melalui pintu belakang. Saat polisi melakukan pencarian, FS ternyata sedang bersembunyi di rumah warga. Ia kemudian ditangkap. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti di saku celana FS. Barang bukti tersebut yaitu satu kotak bekas rokok yang di dalamnya berisi satu plastik berisi narkotika golongan I jenis saabu dengan berat bruto 0,6 gram. Polisi juga menemukan satu unit ponsel sebagai alat komunikasi pemesan saabu FS dan Jennifer. "HP tersangka diketemukan. FS mendapatkan barang dari Mr. X di atasnya, sekarang masih DPO," terang mantan Kabid Humas Polda Jatim ini. Menurutnya, FS mengakui bahwa sabu tersebut merupakan pesanan Jennifer. Pengakuan itu diperkuat dengan isi percakapan di aplikasi WhatsApp antara FS dengan Jennifer. Dalam percakapan itu, Jennifer memesan sabu kepada FS sebanyak 1 gram. "Dari FS ternyata ada seseorang perempuan yang memesan, sudah beberapa kali memesan, inisial JD (Jennifer Dunn)," kata Argo. Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi kemudian ke rumah Jennifer di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Polisi langsung menangkap Jennifer di rumahnya. Saat penangkapan itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu buah alat sedotan pipet plastik yang digunakan untuk menyendok sabu dari plastik ke dalam cangklong. Selain itu, petugas juga menemukan satu unit ponsel yang digunakan untuk komunikasi antara Jennifer dengan FS. "HP dilihat ternyata ada pemesanan. Pengakuan FS sudah sepuluh kali pesan," kata Argo. Atas kejadian ini, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka diancam dengan hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. Cengengesan Ada kejadian menarik ketika Jennifer Dunn hendak dimunculkan polisi di hadapan wartawan. Berbeda dengan tersangka kasus narkoba lainnya yang biasanya tampak sedih, Jennifer Dunn justru terlihat santai. Mengenakan baju tahanan, cewek 28 tahun itu malah cengengesan ketika berhadapan dengan kamera. Jennifer Dunn pun sempat melambaikan tangannya ketika ada awak media yang memanggil. Tak ada raut penyesalan dan sedih dari wajah Jennifer Dunn. Bahkan tampak gaya cempol rambut Jedunn, begitu nama bekennya, seperti tertata. Artis yang dituding sebagai pelakor ini juga tampak serius melihat penjelasan polisi. Sesekali Jennifer Dunn tersenyum saat polisi menjelaskan kronologis penangkapannya. Usai rilis, Jennifer Dunn sempat diminta polisi untuk menyampaikan beberapa kata. Pesinetron 'Dia dan Dia' ini mengaku menyesal dan meminta maaf kepada keluarganya. Namun lagi-lagi, Jennifer Dunn pun menyampaikan pernyataan itu dengan senyuman, seakan tanpa ada rasa bersalah.‎ "Maaf semuanya untuk media dan keluarga. Aku nyesal, udah gitu aja," ucap Jennifer Dunn.
Tag :

Berita Terbaru

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…