Soto Gobyoss Alun-Alun Wates Tetap Tahan Harga Rp 2 Ribu di Tahun 2018

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kulon Progo - Tidak banyak yang tahu jika di Alun-Alun Wates Kulon Progo memiliki kuliner khas. Tidak hanya geblek, makanan sejenis cireng, sebagai makanan khas yang bisa ditemui di kota itu, tetapi ada juga soto. "Iya kebetulan saya salah satu yang babat alas buka kuliner di Alun-Alun Wates," kata Unggul Adi pemilik warung Soto Gobyoss Senin 1 Januari 2018. Soto Gobyoss Kulon Progo milik Pak Unggul ini khas karena harganya yang murah yaitu hanya Rp 2 ribu. Harga ini sudah berlaku sejak tahun 2008. "Memang sudah saya konsep dan konsekuen dengan harga Rp 2 ribu. Walau dengan perubahan harga pasar yang tinggi, tapi saya tetap bisa eksis dengan harga Rp 2 ribu," ujar Unggul. Ia tidak menampik harga bahan baku memang naik setiap tahun. Namun, ia tidak ingin membuat pelanggannya kecewa dengan kenaikan harga Soto Gobyoss Kulon Progo miliknya. "Sesuai moto warung, Harga Murah Rasa Mewah." Rahasia Soto Gobyoss Tahan Harga Tetap Rp 2 Ribu, Soto Gobyoss Alun-Alun Wates. Warung yang buka setiap hari mulai pukul 3 sore hingga 9 malam ini selalu diminati pelanggan maupun pembeli baru. Pemilik punya cara sendiri agar operasional warung terus dapat berjalan. "Yang penting setiap hari bisa target 350 mangkok, target 350 mangkok durasi 6 jam, Puji Tuhan bisa tercapai," katanya. Ia mengaku kondisi cuaca seperti hujan akan memengaruhi jumlah pembeli di warungnya. Menurut dia, ketika hujan maka omzet akan turun sehingga produksi soto akan menyesuaikan kondisi itu. "Juga mempelajari kalender acara daerah, nasional, dan tanggal merah. Di saat itu bisa kejar target lebih, kalau bahasa saya prime time," ujarnya. Walaupun harga Soto Gobyoss miliknya murah, tetapi ia masih bisa bertahan. Bagi Unggul, selama target penjualan berjalan lancar maka ia dapat menjalankan usaha tersebut dengan baik. "Ya masalah profit kan berdasarkan volume atau kuantitas produk, yang jelas masih bisa berbagi dengan kru dan juga operasional lancar," kata dia. Yogya Solo dalam Semangkuk Soto Tetap Rp 2 Ribu, Soto Gobyoss Alun-Alun Wates. Soto Gobyoss miliknya memiliki rasa yang dekat dengan lidah orang Yogyakarta dan Solo. Bahkan, menurutnya sotonya merupakan perpaduan rasa soto dua daerah ini. "Resep saya konsep sendiri menyesuaikan lidah orang Yogyakarta dan Solo, saya kolaborasi taste-nya," katanya. Selain rasa soto yang khas, Unggul menilai pendapatannya juga tertolong dari penjualan minuman dan mendoan. Dengan demikian, penjualan dari minuman dan mendoan ini bisa membantu biaya operasional sehari-hari. "Dari minum saja bisa dapat 70 persen dari jumlah mangkok karena ada keluarga atau rombongan misal berempat minum 2 gelas, atau 6 orang, minum 4 gelas," ceritanya. Lalu penjualan mendoan biasanya rata-rata per mangkok berisi dua mendoan. Tidak jarang, pengunjung meminta tambahan mendoan karena rasa krispinya yang khas. "Kebetulan gebrakan konsep saya mini soto dan karakteristik mendoan krispi bisa menjadi fenomenal di Kulon Progo," katanya. Pola penjualan soto Gobyoss miliknya tidak lepas dari pengalamannya di dunia kuliner. Ia pernah kerja di hotel selama 14 tahun dan menjabat sebagai Food and Beverage Manager. "Saya dulu di Amerika lima tahun, balik Solo kerja di hotel 14 tahun, tetapi tidak bisa menata hidup karena pengaruh prestise yang tinggi," ujarnya. Ia bersyukur karena setelah ia memutuskan untuk usaha sendiri dengan berjualan soto, ia dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, ia juga memiliki beberapa aset dari hasil berjualan Soto Gobyoss ini. "Sekarang 9 tahun jualan soto di kaki lima, Puji Tuhan sudah bisa buat rumah dengan RAB Rp 1,2 miliar dan beberapa aset, juga sekolah anak tercukupi," ujar dia.(lpt6/irs)
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…