Sekjen Baru ASEAN Ajak Tingkatkan Manajemen Bencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam keterangannya, Sekjen baru ASEAN Lim Jock Hoi menyinggung mengenai sebuah badai tropis yang melanda Filipina selatan bulan lalu. Musibah tersebut menewaskan sedikitnya 240 orang dan membuat puluhan ribu lainnya kehilangan tempat tinggal. JAKARTA, M. Burhanudin. Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN perlu meningkatkan upaya peningkatan manajemen bencana alam, setelah sejumlah badai mematikan melanda kawasan sejak beberapa pekan terakhir. Pesan disampaikan Lim Jock Hoi, Sekretaris Jenderal baru ASEAN yang menggantikan Le Luonh Minh. Masih di bulan yang sama, siklon tropis menghantam pulau Jawa dan menewaskan sedikitnya 41 orang. "Kawasan kita rentan terkena bencana alam," kata Lim dalam upacara pelantikan di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Jumat 5 Januari 2018. "Hal ini menggarisbawahi pentingnya memperkuat kerja sama ASEAN dalam manajemen bencana dan bantuan kemanusiaan," lanjut dia. ASEAN yang beranggotakan 10 negara fokus terhadap diplomasi dan pertumbuhan ekonomi regional. Lim menggantikan Le Luong Minh yang mengatakan bahwa tantangan utama ASEAN adalah menjadikan organisasi ini "lebih dekat ke masyarakat." Menurut Lim, ASEAN harus "lebih proaktif" dan "meningkatkan kapabilitasnya" dalam upaya penanganan bencana. "Merupakan kewajiban kita bersama untuk meningkatkan daya tahan masyarakat kita melalui intervensi risiko bencana alam, strategi adaptasi perubahan iklim dan manajemen konservasi serta berkelanjutan dari biodiversitas dan sumber daya alam," tambah dia. Sekjen ASEAN menjalani tugas selama lima tahun untuk satu periode. Posisi jabatan ini diputar di antara semua negara anggota. 06
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…