Pantai Wediombo, Pantai Surga Selancar di Yogyakarta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Kawasan Pantai Wediombo, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, tak banyak orang yang mengetahui, jika pantai itu merupakan salah satu spot selancar. Pantai yang memiliki kolam alami ini juga bisa menikmati matahari terbit maupun tenggelam. Pantai Wediombo artinya pantai pasir luas di kawasan timur wilayah Gunungkidul ini jangan membayangkan akan menikmati pasir putih yang luas seperti Kuta di Bali atau Parangtritis di Bantul. Pasalnya, pantai yang tidak terlalu luas ini banyak bebatuan karang di sekitar pantai. Jarak dari kota Yogyakarta menuju pantai ini sekitar 80 kilometer atau sekitar 2 jam perjalanan. Kepala Seksi Promosi dan Informasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Purnomo Sumardamto mengatakan, Wediombo salah satu destinasi pantai andalan Kabupaten Gunungkidul. Sebab, Wediombo merupakan pantai lengkap dengan panorama alam yang indah. "Pantai Wediombo satu-satunya pantai yang menghadap ke barat jadi bisa melihat sunset, dan sunrise dari arah perbukitan. Pasirnya landai jadi aman untuk anak-anak dan keluarga," katanya saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (18/1/2018) petang. Wediombo jika pas surut terdapat kolam alami yang indah. Selain itu, potensi untuk surfing dan snorkeling karena di sana merupakan salah satu pantai yang digunakan sebagai konservasi sumber daya laut. "Belum lama ini kami juga mengadakan Wediombo Surfing Community," kata Purnomo. Pantai Pulang Sawal atau juga dikenal dengan Pantai Indrayanti di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Wisatawan tidak perlu takut untuk mengunjungi pantai ini karena segala kebutuhan seperti warung, toilet, dan penginapan sudah tersedia. Makanan laut mulai ikan goreng hingga belalang goreng pun tersedia. Dengan tiket Rp 10.000 per orang bisa mengunjungi pantai lainnya seperti Watu Lumbung, Nampu, Greweng, Jungwok, dan Sedahan. "Setiap tahun di Pantai Wediombo juga ada kegiatan Ngalangi atau sedekah laut, yang menarik untuk diikuti," katanya. Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono menambahkan, pengunjung Pantai Wediombo tahun 2017 mencapai 270.000 orang. Angka tersebut cukup besar karena lokasi pantai tergolong jauh. Pantai Wediombo merupakan salah satu geosite dari 13 geosite di Gunung Sewu UNESCO Global Geopark. "Pantai Wediombo sudah mulai berkembang dan semakin banyak pengunjungnya," katanya. Hary mengatakan, dengan destinasi wisata yang menarik pihaknya optimis target pengunjung tahun 2018 sebanyak 3.581.822 orang tercapai. Angka ini meningkat dari target tahun lalu sebanyak 3.184.286 wisatawan, yang sebagian besar mengunjungi kawasan pantai. Pengunjung menjajal flying fox di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Rabu (30/8/2017). Adapun kawasan pantai yang banyak dikunjungi seperti Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti, Pantai Krakal dan sejumlah lokasi lainnya. "Setiap tahun rata-rata meningkat 200.000 sampai 300.000 pengunjung itu yang dicatat dari pos retribusi," katanya. Pemkab Gunungkidul berupaya meningkatkan kunjungan dengan menambah destinasi wisata di kawasan utara seperti Gedangsari dengan flying fox salah satu terpanjang di ASEAN. (kmp/irs)
Tag :

Berita Terbaru

Wujudkan Hunian Layak dan Tepat Sasaran, Pemkot Madiun Perbaiki 100 RTLH

Wujudkan Hunian Layak dan Tepat Sasaran, Pemkot Madiun Perbaiki 100 RTLH

Kamis, 11 Jun 2026 10:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan aman untuk masyarakat sasaran, saat ini Pemerintah Kota(Pemkot) Madiun, memberi…

Di Tengah BBM Nonsubsidi Naik, Pemkab Lumajang Perkuat Efisiensi Belanja Operasional

Di Tengah BBM Nonsubsidi Naik, Pemkab Lumajang Perkuat Efisiensi Belanja Operasional

Kamis, 11 Jun 2026 10:32 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategi menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan program pembangunan di tengah kenaikan harga bahan bakar…

Ciptakan Ruang Publik Sehat dan Nyaman, DLH Ponorogo Terapkan KTR di Taman - RTH

Ciptakan Ruang Publik Sehat dan Nyaman, DLH Ponorogo Terapkan KTR di Taman - RTH

Kamis, 11 Jun 2026 10:18 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menciptakan ruang publik yang sehat, nyaman, dan ramah keluarga, oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …