Polres Blitar Tutup Peternakan Babi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Blitar – Polres Blitar menutup peternakan babi yang berada di Dusun Sendung Desa Tembalang Kecamatan Wlingi, Selasa (23/1/2018) kemarin. Peternakan ini ditutup karena kotoran babi telah mencemari air di sekitar desa, termasuk aliran sungai yang mengalir di wilayah Desa Tembalang. Setelah melakukan penutupan, pihak Polres Blitar akan melakukan penyelidikan kepada pemilik peternakan. “Benar hari ini, Senin (22/1/2018) kita melakukan penutupan atas ternak babi ini. Selanjutnya kita akan memeriksa pemilik ternak babi ini,” terang Kapolres Blitar AKBP.Slamet Waloya SH.S.IK. Ternak babi yang telah beroperasi puluhan tahun silam ternyata menimbulkan dampak yang luar biasa. Setiap hari terdapat sekitar 10 kg limbah yang dibuang ke aliran sungai. Peternakan yang dimiliki oleh Andre Wijaya ini memiliki 3 orang karyawan yang bertugas memberi makan babi-babi yang berjumlah 1.161 ekor. Jumlah itu belum termasuk anak babi yang jumlahnya ada ratusan ekor. “Kami hanya merawat kebersihan kandang-kandang babi. Seluruh limbah kotoran babi sekitar 10 – 20 kg sebelum dibuang biasanya kita tampung di penampungan kotoran,” terang Swiet (29) salah satu karyawan. Selain meninjau kandang babi dengan luas 700 meter persegi, Kapolres Blitar AKBP.Slameyt Waloya SH.S.Ik bersama Kapolsek Wlingi Kompol Hafid Trifiani dan Kasat Reskrim AKP.Rifaldie SH juga meninjau limbah kotoran babi. Sedangkan petugas Inafis mengambil sample air sungai dan air sumur, serta limbah kotoran babi. Kotoran limbah babi tidak hanya menimbulkan bau menyengat, namun llimbah tersebut sudah meresap dan mencemari air sekitar rumah warga. “Jelas ini sudah tidak layak, limbah kotoran babi ternyata juga dibuang di sungai. Resapan kotoran babi bisa melebar sumber air bawah tanah,” Papar AKBP Slamet Waloya SH.S.IK. Kapolres menjelaskan jika pemilik peternakan babi ini akan dikenakan pasal 109 karena telah melanggar UU.RI.Nomor 32/2009. “Ancaman hukuman 1 sampai 3 tahun penjara, sekaligus seluruh kandang kita pasang Police Line,” tegas AKBP Slamet Waloya ,SH.S.IK. Dengan penutupan ini, Agus Riyanto selaku Kepala Dusun Sendung sangat berterimakasih. “Warga sangat sanagat terima kasih atas penutupan ternak babi ini, karena setiap hari kita mencium bau menyegat, juga banyaknya balita yang tekena sakit batuk, akibat bau dari kotoran babi,” kata Agus.les
Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…