PM Rusia Terancam Sanksi AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Daftar yang dipublikasikan menampilkan nama sebagian besar anggota senior pemerintahan Presiden Vladimir Putin,-114 politisi,- dan 96 pebisnis yang AS anggap dekat dengan Putin. Masing-masing dari pengusaha ini memiliki kekayaan setidaknya mencapai USD1 miliar. WASHINGTON DC, John Robbinson. Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan daftar pejabat Rusia dan para pengusaha dalam lingkaran Presiden Vladimir Putin, yang pantas untuk diberikan sanksi. "Sanksi ini dirancang untuk menghukum pihak Rusia karena dituduh ikut campur dalam Pemilihan Presiden AS yang membawa Donald Trump berkuasa," pernyataan pihak Kemenkeu AS, seperti dikutip AFP. Daftar berisi tujuh halaman yang tidak diklasifikasikan ini, mencakup nama Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, Perdana Menteri Dmitry Medvedev dan pejabat tinggi badan intelijen Rusia. Nama-nama besar lain yang masuk dalam daftar adalah pemimpin eksekutif perusahaan besar milik negara seperti raksasa energi Rosneft dan Sberbank. Lampiran laporan lain mencakup daftar pejabat pemerintah tingkat rendah atau warga Rusia yang memiliki kekayaan senilai kurang dari USD1 miliar. Daftar tersebut secara luas diperkirakan akan membuat Putin marah. Dipastikan daftar ini bisa mengguncang lingkaran dalam dan elite Moskow, karena mengancam untuk memotong keberadaan mereka dari keuangan dunia. Berdasarkan ketentuan sanksi yang sama, Kementerian Luar Negeri Senin juga menolak untuk menghukum perusahaan AS atau asing manapun, yang melakukan usaha dengan badan usaha pertahanan atau intelijen Rusia. Kemenlu AS berpendapat bahwa penghukuman terhadap perusahaan AS itu tidak diperlukan karena pemerintah di seluruh dunia telah mencabut kontrak dengan perusahaan senjata Rusia yang bernilai miliaran dolar. Pembatalan kontrak itu dipicu oleh ancaman atau tindakan sanksi dari AS, bagi negara yang melakukan usaha dengan pihak Rusia. Anggota parlemen AS mengesahkan undang-undang tersebut, karena tanpa memperhatikan keinginan Trump untuk membangun hubungan hangat dengan Putin. Mereka justru khawatir Trump tidak mengambil tindakan keras terhadap Rusia yang dituduh telah mencampuri Pilpres AS. 04
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…