Trump Ganti Calon Dubes AS untuk Korea Selatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Washington DC - Victor Cha, mantan pejabat Gedung Putih yang lama digadang-gadang bakal menjadi calon duta besar Amerika Serikat untuk Korea Selatan, tidak lagi menjadi pilihan Presiden Donald Trump. Pembatalan pencalonan itu diduga lantaran Cha tidak sepaham dengan Trump soal cara menghadapi Korea Utara. Dalam artikel yang dipublikasikan Washington Post, Selasa sore (30/1), Cha memastikan dirinya tidak dipertimbangkan lagi untuk menjadi kandidat dubes AS untuk Korsel. Cha berpandangan serangan militer preventif bukanlah cara untuk menghadapi krisis rudal nuklir Korea Utara, yang dikatakan mampu menghantam Amerika Serikat. Menurut Cha, serangan preventif menimbulkan risiko peningkatan perang yang dapat membunuh ratusan ribu warga Amerika Serikat. "Kekuatan (memang) diperlukan untuk mengatasi Korea Utara, (tapi) jika mereka menyerang terlebih dulu, bukan melalui serangan preventif yang bisa memicu perang nuklir," tulis Cha. Cha adalah mantan Direktur Bidang Asia di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih. Dia juga adalah deputi ketua delegasi AS dalam perundingan nuklir Korea Utara di masa pemerintahan Presiden George W. Bush. "Gedung Putih telah beralih ke kandidat potensial lainnya," kata seorang pejabat AS seperti dilansir Reuters, Rabu (31/1). Dia menambahkan pemerintah sedang mencari orang yang tepat untuk dinominasikan. Namun pejabat itu menolak memberitahu alasan pembatalan pencalonan Cha. Kabar pembatalan pencalonan Cha tersiar menjelang pidato kenegaraan Trump, Selasa malam. Trump diperkirakan akan membahas soal Korea Utara, yang selama ini selalu ditekankan dalam kebijakan luar negerinya. Pemerintah Amerika Serikat selalu menyatakan bahwa semua opsi tersedia untuk mengatasi masalah Korea Utara. Para pejabat menyatakan Trump dan para penasihatnya tengah mempertimbangkan serangan terbatas. Rencana itu dikhawatirkan para pengamat yang memperingatkan bahwa hal itu bisa memicu pembalasan sengit, terutama ke Korea Selatan. Para pejabat Amerika Serikat berulang kali menekankan bahwa pemerintah lebih memilih solusi diplomatis. Opsi militer pun dianggap telah kehilangan momentum setelah Korea Selatan dan Korea Utara mulai berdialog menjelang Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korsel. Juli lalu, Cha menyerukan pendekatan baru diplomasi terhadap Korea Utara. Cha berpendapat China harus menjadi bagian sentral dalam perundingan di masa depan. Pyongyang juga harus mendapat imbalan atas penghentian program rudal dan nuklirnya. Lewat akun media sosial Twitter, Cha juga menyoroti kebijakan pemerintah AS soal sanksi yang lebih keras terhadap Korea Utara. Dia me-retweet artikel-artikel yang menekankan pentingnya diplomasi. Para pengamat mengkhawatirkan batalnya Cha sebagai calon dubes AS untuk Korsel. "Ini adalah kabar yang sangat besar dan sangat mengkhawatirkan," kata Tom Wright, peneliti senior di Brookings Institution. Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Desember lalu mengabarkan bahwa pemerintah AS secara resmi meminta persetujuan atas pencalonan Cha. Pejabat Korsel mengatakan mereka berharap Cha akan berada di posisinya, tepat saat Olimpiade, yang akan dihadiri Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence.
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…