Kediaman Suu Kyi Dilempari Bom

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hampir 700.000 orang Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh untuk menghindari tindakan brutal militer Myanmar di negara bagian Rakhine utara sejak Agustus tahun lalu. YANGON, M. Burhanudin. Vila kediaman pemimpin de facto Myanmar, Daw Aung San Suu Kyi, di kawasan danau di Yangon dilempari bom molotov pada Kamis (1/2). Juru bicara pemerintah Myanmar Zaw Htay, Suu Kyi berada jauh dari kediamannya saat serangan terjadi. ”Itu adalah bom bensin,” kata Zaw Htay kepada AFP. Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kemungkinan motif serangan kecil itu kepada sosok yang dianggap sebagai pejuang demokrasi Myanmar. Bom bensin atau bom molotov tersebut menyebabkan kerusakan ringan. Vila yang diserang itu merupakan tempat Suu Kyi menjadi tahanan rumah selama bertahun-tahun oleh junta militer. Suu Kyi sendiri telah memicu kemarahan masyarakat internasional atas kegagalannya untuk berbicara membela komunitas Muslim Rohingya yang ditindas militer di negaranya. Sejumlah laporan dari aktivis dan korban selamat mengatakan bahwa militer melakukan pembunuhan, pemerkosaan dan pembakaran selama operasi militer berlangsung. Operasi militer digelar sebagai respons atas serangan kelompok militan terhadap pos-pos polisi yang menewaskan belasan petugas. Di berbagai wilayah Myanmar, warga Rohingya dianggap sebagai imigran gelap yang mereka sebut dengan istilah ”Bengali”. Suu Kyi berada di Naypyidaw pada saat insiden serangan bom molotov. Dia dijadwalkan untuk bertemu dengan parlemen untuk memperingati ulang tahun kedua pemerintahan Myanmar yang dikuasai NLD, partai yang dipimpin Suu Kyi. 01
Tag :

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…