Trump Sebut 128 Negara Pendukung Palestina Musuh AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Indonesia menjadi salah satu negara yang mendorong adanya upaya pemungutan suara untuk resolusi Palestina Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Indonesia mendorong agar Majelis Umum PBB memberikan dukungannya dalam hal tersebut. JAKARTA, M. Burhanudin. Indonesia berada di garda depan dalam membela Palestina. Hal ini terus digaungkan pemerintah dan masyarakat Indonesia. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraannya (31/1) menuturkan bahwa 128 negara anggota PBB yang mendukung resolusi Palestina sebagai musuh. "Apa pun yang mereka sampaikan, mereka sudah mengerti kita dan jelas mengenai posisi kita," ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir, saat ditemui dalam jumpa pers di kantor Kemenlu. Arrmanatha menambahkan, kemerdekaan Palestina tidak pernah berubah. Indonesia secara konsisten menyatakan hal tersebut sejak 20 tahun silam, baik di tingkat bilateral kawasan maupun multilateral. Meski pun demikian, Arrmanatha menjelaskan hubungan Indonesia dan AS dalam beberapa pekan terakhir membaik kembali. Hal ini terlihat dengan kunjungan Menteri Pertahanan AS James Mattis ke Indonesia pekan lalu. "Awal tahun, Menlu AS berkomunikasi dengan Menlu Retno, banyak hal yang dibahas keduanya, termasuk isu Palestina. Ibu Menlu kembali meminta AS mempertimbangkan rencana mereka memotong kontribusi dan lain sebagainya. Selain itu, mereka juga berdiskusi mengenai konsep arsitektur kawasan Indo-Pasifik," lanjut Arrmanatha. Trump melalui pidato kenegaraan pertamanya menyatakan 128 negara sebagai musuh karena menentang langkahnya untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Dari 128 negara itu, Indonesia termasuk di dalamnya. Pidato kenegaraan (State of the Union) pertama Trump disampaikan di Capitol Hill di Washington DC, Selasa malam waktu setempat. Berbagai isu dunia, mulai dari krisis nuklir Korea Utara hingga krisis Yerusalem dia singgung. 05
Tag :

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…