Harga Gabah Anjlok, Petani Padi Mengeluh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Musim panen raya tanaman padi mulai berlangsung. Diperkirakan, puncak panen raya berlangsung pada kisaran Febuari akhir hingga Maret mendatang. Meskipun stok barang mulai melimpah, namun disisi lain harga jual gabah di kalangan petani justru menurun. Menurunnya harga jual dan produktifitas padi ini disinyalir adanya serangan hama dan faktor cuaca yang dinilai kurang bersahabat. Elvi Budi Wiyono, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Kediri mengatakan, harga jual gabah saat ini cenderung menurun disaat jumlah barang dipasaran mulai melimpah. Tercatat hingga saat ini harga gabah kering sawah (GKS) yang sudah bersih hanya mencapai sekitar Rp 4.400 per kilogram. Sementara untuk harga GKS yang belum bersih atau menyisakan serabut dan kotoran bertahan Rp 4.100 per kilogramnya. “Jadi ada dua. Yang bersih atau hanya bulir padinya saja dijual Rp 4.400 per kilogramnya dan yang belum bersih atau istilahnya di panen dengan cara di gabyok dijual Rp 4.100 per kilogramnya,” jelasnya, Selasa (27/2/2018). Padahal sebelumnya, awal Januari lalu harga jual gabah kering panen (GKP) mencapai Rp 5.700 perkilogram. Sementara untuk gabah kering giling (GKG) mencapai Rp 7.000 per kilogramnya. Elvi menyebut, untuk awal Febuari ini, harga jual gabah dikalangan petani terus merosot drastis hingga mencapai Rp 5.200 per kilogramnya. “Saat ini terus menurun. Saat ini untuk Jatim hanya Rp 4.400 dan Rp 4.100 per kilogramnya. Itu untuk harga yang dibeli oleh tengkulak. Bagaimana jika dibeli oleh Perum Bulog yang harga pembeliannya jauh di bawahnya. Oleh sebab itu kami meminta pemerintah untuk menaikan harga pembelian pemeritah (HPP),” ujarnya. Selain serangan hama yang merajarela, kondisi ini dipengaruhi oleh sarana dan prasarana di kalangan petani yang kurang memadai. Pasalnya menjelang panen raya ini, mereka dihadapkan dengan kondisi alam yang kurang menentu. Sebab mayoritas di kalangan petani tidak mempunyai driying (pengering) sehingga harga penjualan semakin jeblok. "Karena terdesak kebutuhan mereka akan menjual seadanya. Kalau bagi kami (kalangan petani) harga itu sebetulnya belumnya ideal untuk mencukupi kebutuhan meliputi harga pupuk, tenaga kerja dan lain sebagainya. Namun memang harga itu (tengkulak) jauh lebih besar ketimbang harga beli dari Perum Bulog sehingga kami memilih menjual di sana. Kalau di prosentase hampir 75 persen dan 25 persen," pungkasnya. Can
Tag :

Berita Terbaru

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Arus investasi besar kembali mengalir ke sektor industri kimia nasional. Pembangunan pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta di J…

Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Lakukan Operasi Wirawaspada

Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Lakukan Operasi Wirawaspada

Jumat, 10 Apr 2026 13:30 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar-  Operasi Wirawaspada yang di gelar Kantor Imigrasi Blitar di wilayah kerjanya, mengawasi dengan sasaran  keberadaan dan aktivitas o…

Masinis KA 270B Malioboro dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

Masinis KA 270B Malioboro dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

Jumat, 10 Apr 2026 13:27 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- PT Kereta Api Indonesia Daop  7 Madiun berhasil menggagalkan upaya Hara Kiri  yang dilakukan oleh seorang perempuan di jalur kereta a…