Pengacara Bantah Jennifer Dunn Bawa Ponsel di Sel Tahanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Jennifer Dunn dihukum tak boleh dijenguk selama dua minggu karena ketahuan membawa telepon genggam ke dalam ruang tahanan. Ini diketahui setelah foto Jennifer Dunn bersama enam orang narapidana disebar oleh akun gosip dan menjadi viral di media sosial. Dalam foto tersebut, Jennifer Dunn dan enam orang narapidana wanita berpose dengan memperlihatkan wajah yang bahagia. Mereka mengenakan baju piyama, bukan seragam tahanan. "Memang sempat ya, yang bersangkutan sempat membawa handphone. Kemudian, selfie foto dengan teman-temannya. Karena itu dilarang, makanya oleh Direktur Tahti, dikasih sanksi dua minggu tidak boleh dibesuk," ucap Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (1/3/2018). Bukan Jennifer Dunn yang Menyebar? Jennifer Dunn (Instagram: @lambe_turah) Pengacara Jennifer Dunn, Pieter Ell, menganggap kliennya tidak bersalah dalam hal ini. Jennifer Dunn hanya ikut berfoto setelah diminta oleh salah satu rekan narapidananya. "Dia sudah cerita. Jadi itu salah satu temannya di antara mereka itu, dia minta difotoin karena mau ngirim foto ke pacarnya. Begitu jadi yang kirim foto itu temannya buat pacarnya, kemudian jadi masalah. Jadi bukan Jedun yang nyebarin," kata Pieter Ell, Jumat (2/3/2018). Mengapa Bisa Tersebar? Menurut penuturan Pieter Ell, telepon genggam yang digunakan untuk berfoto adalah milik seorang rekan yang sedang menjenguk ke sel tahanan. Jadi inilah alasan mengapa foto tersebut juga bisa tersebar. Langsung Temui Jennifer Dunn "Saya langsung datang (menemui Jennifer Dunn), gimana dulu itu bisa beredar. Ceritanya ada teman yang jenguk terus fotoin alasannya mau kasih ke pacar temannya," terang sang kuasa hukum. (lpt6/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…