Kang Sung Hoon Sechskies Terjerat Kasus Penggelapan Uang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Seoul - Kabar kurang sedap datang dari industri musik Korea Selatan. Salah satu anggota boyband generasi pertama, yaitu Kang Sung Hoon Sechs Kies terlibat dalam kasus penggelapan uang. Dilansir dari laman Allkpop, Kang Sung Hoon Sechskies dilaporkan ke polisi karena kasus penggelapan uang sekitar 142.2 juta won atau setara dengan Rp1,8 miliar. Kasus ini berawal dari Kang Sung Hoon yang kabarnya mendapatkan pinjaman dari Mr. K, yaitu rekannya yang berada di Jepang pada bulan November 2010 silam dengan alasan untuk membayar konser Jepang yang telah dibatalkan. Mr. K pun membiarkan Kang Sung Hoon meminjam dan mengirim uang itu ke idola senior ini dan 'N' yang tinggal bersama pada saat itu. Namun, setelah kejadian tersebut, Kang Sung Hoon mulai menghindari panggilan Mr. K dan tidak membayarnya kembali. Ketika Mr. K bertemu dengan Kang Sung Hoon, Kang Sung Hoon pun berdalih, "Anda memberikan uang itu kepada 'N', maka mintalah dia mengembalikannya. Mengapa saya harus membayar Anda kembali saat Anda tidak memasukkan uang ke saya?” Sementara itu, ini bukan pertama kalinya Kang Sung Hoon dituntut atas tuduhan penggelapan. Dia juga pernah dituntut pada September 2013 setelah meminjam 1 miliar Won dari 3 orang mulai tahun 2009-2010 dan tidak mengembalikannya. Pada kasus itu, ia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman percobaan. Lalu ia digugat sekali lagi pada tahun 2015, namun ternyata tidak bersalah dalam kasus tersebut. Sampai saat ini agensi yang menaungi Kang Sung Hoon Sechskies, yakni YG Entertainment belum angkat bicara. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…