Lebih Religi, Lucky Resha Tidak Target Bayaran Manggung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Musisi rocker tahun 1990-an, Lucky Resha, kini tampil lebih religius. Wanita asal Bandung, Jawa Barat ini, bersama grop musiknya qosidah Riyadhus Shalihin, tidak pernah memberikan target bayaran, bahkan 30 persen penghasilan dari manggung disumbangkan untuk fakir miskin dan anak yatim piatu. Mantan rocker Indonesia, Lucky Resha yang pernah melejit pada era 1990-an, kini beralih menjadi penyanyi religi. Takplak, ia pun didaulat sebagai juri lomba musik qasidah, Qasidah Hunt. "Excited banget. Pas banget dengan saya, yang kini menekuni budaya musik Islam," ujar Lucky Rhesa, Kamis (8/3/2018) pada SURABAYAPAGI.com lewat pesan singkatnya. Urai Lucky Resha, kecintaan dirinya mengembangkan musik Islam di Tanah Air, membuat ia bersama grop musiknya, Riyadhus Shalihin tidak pernah mentarget bayaran. Tak heran jika dirinya lamgsung menerima jadi juri lomba musik qasidah, Qasidah Hunt. "Lomba qasidah ini, baik banget buat mengembangkan musik budaya Islam. Ini baik buat anak-anak zaman sekarang bahwa qasidah nggak kalah dengan jenis musik lainya. Dan demi syiarnya seni musik Islam dan.pesan moralnya yang.baik, saya dan ten teman tidak mentarget bayaran. 30 persen pendapatan dari manggung, kita sumbangkan buat fakir miskin dan yatim," tambahnya. Aku Lucky, awalnya ia tak menyangka dipercaya menjadi juri lomba musik qasidah. Pasalnya, ia berasal dari jalur musik rock dan baru beberapa tahun terakhir aktif bermusik dalam grup qasidah, Riyadhus Shalihin. "Nggak menyangka, jalannya begini. Kan album pertama saya rock banget, pure, jadi berangkat dari musik rock. Festival rock juga banyak yang saya ikuti. Tiba-tiba di sini (musik religi) ya alhamdulillah itu kan udah jalannya," ujar Lucky. Menyambut tugasnya sebagai juri Qasidah Hunt yang dimulai Maret ini, Lucky akan menilai beberapa hal utama berdasarkan pengalamannya. "Ya saya dari vokal kemudian dari kekompakan terus pembagian suara, intonasi dan penampilan. Penampilan perlu karena itu yang membungkus sehingga qasidah ini jadi modern. Di zaman sekarang di-wrap dengan unsur modern, tapi tidak keluar dari syariat Islam," ujarnya. Lomba Qasidah Hunt yang memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah ini akan digelar di empat masjid yang berada di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang.ds
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…