Unik! Sosialisasi Lalu Lintas di Jombang Gunakan Wayang Kulit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menarik simpati para pengguna jalan agar mendengarkan imbauan tentang peraturan lalu lintas bukanlah perkara mudah. Untuk itu, polisi menggunakan pendekatan lain, yaitu dengan menggelar pertunjukan wayang kulit. Pertunjukan wayang kulit ini digelar di sejumlah persimpangan jalan di Kota Jombang. Salah satunya di simpang 4 Kebonrojo, Jalan Wahid Hasyim, Jombang. Saat lampu traffic light (TL) menyala merah, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Jombang Ipda Sartono memainkan perannya sebagai dalang. Dengan blangkon di kepala, polisi bersabuk putih ini nampak piawai memainkan tokoh wayang kulit Gareng di hadapan para pengguna jalan. Sosok Gareng yang digambarkan tengah mengendarai sepeda motor itu mencoba menyampaikan banyak hal terkait keselamatan di jalan raya. Di antaranya bahaya menggunakan ponsel saat berkendara, pentingnya memakai helm, pengetahuan tentang rambu lalu lintas, hingga yang terbaru larangan belok kiri di persimpangan tanpa rambu tambahan. "Ini dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2018. Kami gunakan media wayang kulit untuk menarik masyarakat agar memperhatikan banyak hal yang kami sampaikan," kata Kasat Lantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana kepada wartawan di lokasi, Jumat (9/3/2018). Wayang Kulit Lalu Lintas (Wakultas), begitulah sebutannya. Melihat akrabnya wayang kulit di tengah masyarakat Jawa Timur, Polres Jombang merasa kesenian ini menjadi media yang lebih efektif untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan lalu lintas. "Kami harapkan bisa menyampaikan pesan-pesan lebih efektif terkait pentingnya keselamatan di jalan. Bahwa di jalan itu bukan main-main. Banyak aturan dan etika untuk keselamatan masyarakat," terangnya. Wakultas yang disuguhkan polisi ini sukses menarik perhatian para pengguna jalan di simpang 4 Kebonrojo. Mereka nampak antusias menyimak imbauan-imbauan yang dilontarkan petugas. Tak sedikit yang tersenyum melihat tingkah lucu tokoh Gareng. "Ini (Wakultas, red) cara yang unik. Saya jadi menyimak apa yang disampaikan pak polisi tadi," ungkap Rony Suhartono, salah seorang pengguna jalan. (dtk/02)
Tag :

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…