Google dkk didesak untuk Tangkal 'Hate Speech'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, San Francisco - Perusahaan raksasa teknologi seperti Facebook, Twitter, dan Google tengah mengambil langkah untuk mengawasi teroris dan kelompok-kelompok penyebar kebencian di situs-situsnya, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan, demikian pernyataan Simon Wiesenthal Center. Organisasi itu merilis kartu penilaian kualitas tahunannya terkait terorisme digital dan ujaran kebencian dan memberi Facebook nilai B+, Twitter B-, dan Google C-. Wanita juru bicara Facebook, Christine Chen, mengatakan perusahaan tidak memiliki komentar apapun terkait penilaian kualitas tersebut. Perwakilan dari Google dan Twitter tidak langsung membalas email yang meminta komentar mereka terkait penilaian tersebut. Rabbi Abraham Cooper, wakil dekan dari Wiesenthal Center, mengatakan Facebook khususnya membangun 'sebuah pengakuan bahwa orang-orang jahat mungkin menggunakan sarana media mereka' ke dalam model bisnisnya. "Ada banyak materi yang belum mereka tangani yang dapat memuaskan kami, namun secara keseluruhan, khususnya dari segi ujaran kebencian, tidak ada toleransi sama sekali," ujar nya dalam sebuah konferensi pers di New York City, AS. Rick Eaton, seorang peneliti senior di Wiesenthal Center, mengatakan, postingan yang penuh dengan kebencian dan kekerasan di Instagram, yang merupakan bagian dari Facebook, dengan segera dihapus, namun tindakan ini diambil hanya setelah postingan tersebut tersebar luas. Dia merujuk pada postingan di Instagam yang mengancam akan melakukan serangan teror di perhelatan Piala Dunia yang akan datang di Moskwa. Postingan lainnya mendorong adanya serangan bunuh diri dengan pesan, "Anda hanya mati sekali. Mengapa tidak menjadikan diri anda seorang martir." Cooper mengatakan Twitter dahulu mendapat nilai F sebelum menghapus cuitan-cuitan Islamic State pada tahun 2016. Ia mengatakan tindakan itu diambil setelah adanya testimoni di depan komite kongres yang mengungkapkan bahwa 'ISIS melakukan 200.000 cuitan sehari'. Cooper dan Eaton mengatakan perusahaan-perusahaan teknologi raksasa bersikap lebih agresif dalam memberantas akun-akun yang mendorong tindak terorisme, rasisme, dan anti-Semitisme, pendukung terorisme dan ujaran kebencian telah beralih ke situs-situs lain seperti VK.com, sebuah situs mirip Facebook yang berbasis di Rusia. Selain itu ada juga situs perusahaan 'teknologi alternatif' seperti GoyFundMe, alternatif GoFundMe, dan BitChute, sebuah alternatif situs milik Google, YouTube. "Apabila ada perusahaan-perusahaan yang akan memberikan mereka sarana tanpa terlalu memperhatikan konten yang ada di dalamnya, mereka akan menggunakannya," ujar Cooper. "Namun bila tidak, mereka akan tertarik ke sarana-sarana media yang pada dasarnya tidak memiliki aturan," imbuhnya. Wiesenthal Center yang berpusat di Los Angeles, Calornia, AS didedikasikan untuk melawan gerakan anti-Semitisme, ujaran kebencian, dan tindak terorisme. (bj/04)
Tag :

Berita Terbaru

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI,com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. bersama Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.H.I.,…

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebanyak 41 warga negara asing (WNA) asal China, Taiwan, dan Jepang didakwa terlibat dalam jaringan penipuan daring atau scamming y…

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Selama musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memfasilitasi…

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Mrican, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, memperkuat pengelolaan sampah dari…

Perketat Pengawasan Dapur SPPG, Satgas MBG Tulungagung Dorong Percepatan SLHS

Perketat Pengawasan Dapur SPPG, Satgas MBG Tulungagung Dorong Percepatan SLHS

Selasa, 15 Sep 2026 11:13 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai langkah strategis untuk mencegah terulangnya kasus gangguan kesehatan setelah pelaksanaan program MBG, Satuan Tugas…

Lewat Muskel, Pemkot Surabaya Libatkan Warga Verifikasi Bansos Tepat Sasaran

Lewat Muskel, Pemkot Surabaya Libatkan Warga Verifikasi Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 Sep 2026 11:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI,com, Surabaya - Guna memastikan pemutakhiran data kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, Pemerintah Kota (Pemkot)…