Rumah Kos di Jember Jadi Sarang Mesum Pasangan Bukan Suami Istri, Ini Temua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, JEMBER - Polres Jember tampaknya tidak memberi ruang kepada 'pasangan gelap' atau pasangan bukan suami istri untuk leluasa tinggal bersama di kos maupun kontrakan. Untuk memberantas hal itu, Polres Jember membentuk Tim Gabungan yang meliputi jajaran Kasat di Polres Jember, Polsek Sumbersari, Danramil Sumbersari, Camat Sumbersari serta Satpol PP yang dipimpin Kabag Ops Polres Jember Kompol M Lutfhi. Atas kolaborasi itu, Tim Gabungan gelar razia kamar kos yang ada di sekitar kawasan kampus pada Sabtu (10/3/2018) malam hingga Minggu dini hari (11/3/2018). Operasi ini dilatar-belakangi banyaknya laporan dari masyarakat sekitar kos, yang sering mendapati penghuni kos membawa pasangannya ke dalam kos. Masyarakat menjadi resah dan akhirnya melapor ke Polsek Sumbersari. “Operasi gabungan ini kami lakukan karena banyaknya laporan dari masyarakat yang masuk ke Polsek Sumbersari terkait kos-kosan yang penghuninya bebas membawa pasangan bukan muhrim. "Atas laporan dan keresahan warga ini, kami melakukan penyisiran dan razia di sejumlah kos-kosan yang ditenggarai sebagai tempat kos yang membebaskan penghuninya membawa pasangan tidak sah,” ujar Kompol M Lutfhi. Dari hasil penyisiran, Tim Gabungan mengamankan tiga pasang bukan muhrim serta empat orang yang dicurigai pengguna narkoba. Satu pasang diamankan dari kos-kosan yang ada di Jalan Semeru, dan dua pasang diamankan dari kos-kosan elit di kawasan Jalan Sumatra, serta empat orang yang harus menjalani test urine. “Tadi ada tiga pasangan yang kami amankan, karena saat ditanya surat-surat nikah tidak bisa menunjukkan, serta ada empat orang yang harus di tes urine, namun untuk empat warga yang harus menjalani test urine hasilnya negatif, jadi hanya tiga pasangan yang dibawa untuk didata oleh Polsek Sumbersari,” ujar Kompol M Lutfhi. Untuk ketiga pasangan yang terjaring, Lutfhi mengatakan akan mendata dan memanggil orang tua masing-masing pasangan untuk ikut melakukan pembinaan. “Mereka yang malam ini terjaring razia akan kami lakukan pendataan dan pembinaan, serta orang tua mereka akan kami panggil juga untuk ikut memberikan pembinaan,” pungkas Kompol M Lutfhi. (sry/03)
Tag :

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…