Warga Madiun Ditemukan Tergelak di Bojonegoro Tak Bernyawa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Temuan mayat yang ada di belakang pos jaga Dusun Klumpang, Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro menggemparkan warga setempat. Mayat tergeletak tepat dibelakang pos ronda. Namun tidak ada yang mengenali wajahnya, Selasa (20/3/2018) pagi. Kabar ditemukannya mayat tersebut cepat menyebar. Di media sosial kabar temuan mayat tersebut diduga korban pembunuhan. Warga sekitar yang penasaran juga mengerumuninya. Petugas kepolisian yang mendapat laporan kemudian langsung melakukan evakuasi. Hasil identifikasi, korban diketahui bernama Adi Purwanto, (36) Dusun Krajan, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Korban kemudian langsung diotopsi di kamar jenazah RSUD Dr Sosodoro Djati Koesoemo, Bojonegoro. Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Daky Dzulqarnain mengatakan, hasil identifikasi dan otopsi dokter ditemukan pendarahan di tulang tengkorak atas telinga kanan, lidah menjulur, tulang leher ruas 1 dan 2 patah, dan bagian dada, perut, serta punggung tidak ada tanda kekerasan. Dari hasil otopsi tersebut korban meninggal dengan ciri-ciri akibat gantung diri, termasuk juga ditemukan dalam leher korban masih terlilit lapis tiga menggunakan kawat (simpul hidup). "Berdasarkan analisa dr. Fajar yang melakukan otopsi bahwa korban mengeluarkan sperma dan lidah menjulur," ujarnya. Meskipun demikian, lanjut Daky, pihaknya belum bisa menyimpulkan bahwa korban memang meninggal dunia akibat gantung diri. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan. Sementara, beberapa barang bukti seperti sepeda pancal, topi bertulis scurity, kartu identitas dan lain-lain diamankan di Mapolsek Padangan. "Kejadian itu tidak terlalu lama karena darah masih basah. TKP langsung di police line untuk mengetahui penyebab kematian korban apakah ada unsur kesengajaan atau tidak," terangnya. Sementara diketahui, pihak kepolisian juga sudah menghubungi keluarga korban. Dari keterangan keluarga, diketahui korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. "Tiga hari yang lalu korban pergi dari rumah," pungkasnya. (bj/04)
Tag :

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…