Guru Ini Hanya Punya Satu Murid di Sekolahnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Menjadi guru memang tidak mudah, terutama jika mengajar di sekolah dasar di mana siswa siswinya masih senang bermain. Hanya kesabaran tinggi yang harus mereka miliki, agar bisa menenangkan anak didiknya. Demikian juga anak-anak, mereka harus bisa belajar untuk disiplin saat berada di dalam kelas. Dan biasanya, seorang guru akan mengajar hingga puluhan ribu murid di dalam satu kelas, yang membuat tugas guru tidak ringan. Guru dan murid yang hanya ada satu-satunya di kelas. Foto: dailymail.co.uk Tetapi tidak dengan sekolah yang satu ini, di mana gurunya hanya mempunyai satu murid saja Bagaimana bisa tidak ada anak-anak yang mau bersekolah di sekolah tersebut? Atau memang tidak ada anak-anak yang tinggal di sana? Inilah saat di mana seorang guru harus berdedikasi, meskipun hanya memiliki satu murid saja. Keadaan tersebut telah menyentuh hati jutaan orang. Setelah sekolah kecil di pedesaan di China ini menjadi viral. Dikutip dari Daily Mail, Xu Zefeng adalah guru terakhir di Sekolah Dasar Youcheng di Tiongkok tengah. Di mana dia memberikan pelajaran kepada murid satu-satunya, Xu Jiaqi yang berumur 11 tahun. Xu percaya, itu adalah tanggung jawab seorang guru 'untuk terus mengajar meskipun hanya ada satu siswa'. Guru Xu mulai mengajar di Sekolah Dasar Youcheng pada tahun 1982. Di tahun 90-an, ada lebih dari 100 siswa dan sembilan guru di sekolah yang tersembunyi di Gunung Taihang itu. Ketika urbanisasi meningkat dan sekolah-sekolah baru dibangun di pusat kot, orang tua mulai mengirim anak-anak ke sana. Tujuannya untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Sebagian besar dari mereka pergi, namun Jiaqi yang berusia 11 tahun memilih untuk tinggal. Xu setia mengajari muridnya yang hanya satu. Jiaqi adalah satu dari sembilan juta anak-anak yang ditinggalkan di China. Ibunya meninggalkannya ketika dia masih bayi, dan ayahnya pergi bekerja di kota lain. Jiaqi dibesarkan oleh kakeknya, dan mereka mendapatkan uang dari mengais-ngais. Dia mengatakan kepada Henan Business Daily bahwa, dia tidak ingin meninggalkan kakeknya dan gurunya di desa tersebut. Dia khawatir tidak ada yang merawat mereka. Youcheng Primary School, sejak saat itu, telah menjadi sekolah palig sepi di China. Di mana Xu memberikan pelajaran kepada Jiaqi di kelas yang kosong. Guru berumur 54 tahun itu mengajar delapan mata pelajaran, termasuk bahasa, matematika, musik dan pendidikan jasmani. Meskipun tampaknya tempat tersebut sepi, Xu selalu menghabiskan sebagian besar waktunya dengan Jiaqi. Sejak insiden itu viral, Jiaqi dan kakeknya menerima sumbangan dari berbagai pihak. Dan mereka diajak untuk pindah ke pusat kota, agar Jiaqi bisa melanjutkan pendidikannya. (viv/01)
Tag :

Berita Terbaru

Jadi Perhatian Serius Pemkot Malang, Menu MBG Berbelatung Viral di Medsos

Jadi Perhatian Serius Pemkot Malang, Menu MBG Berbelatung Viral di Medsos

Minggu, 08 Mar 2026 12:31 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 12:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali viral lantaran ditemukan ulat atau belatung pada menu makanan yang dibagikan kepada siswa…

Bulan Puasa, Kafe di Sukodono Sidoarjo Dirazia Gegara Sediakan LC hingga Miras

Bulan Puasa, Kafe di Sukodono Sidoarjo Dirazia Gegara Sediakan LC hingga Miras

Minggu, 08 Mar 2026 11:56 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti penutupan tempat hiburan malam saat di Bulan Ramadhan justru tidak dipatuhi oleh salah satu cafe di Kecamatan…

Jelang Idul Fitri, Produksi Lokal Lampu Hias Pipa PVC di Probolinggo Tembus Pasar Mancanegara

Jelang Idul Fitri, Produksi Lokal Lampu Hias Pipa PVC di Probolinggo Tembus Pasar Mancanegara

Minggu, 08 Mar 2026 11:40 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Siapa sangka, menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 menjadi berkah bagi warga di Kota Probolinggo, Jawa Timur yang memanfaatkan…

Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta

Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta

Minggu, 08 Mar 2026 11:29 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Momentum Bulan Suci Ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi pembudidaya atau petani blewah di wilayah Lumajang, Jawa Timur. Meski…

Dipicu Faktor Musim Hujan, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Ternak Warga

Dipicu Faktor Musim Hujan, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Ternak Warga

Minggu, 08 Mar 2026 11:24 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti penularan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak kambing dan sapi yang rentan terhadap virus…

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkot Malang Imbau ASN Tak Gunakan Mobil Dinas

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkot Malang Imbau ASN Tak Gunakan Mobil Dinas

Minggu, 08 Mar 2026 11:16 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang lebaran 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sudah mewanti-wani (menghimbau) para aparatur sipil negara (ASN) di…