Si Pembocor Data Facebook untuk Trump

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Ilmuwan data yang disebut-sebut menjual data 50 juta pelanggan Facebook, Aleksandr Kogan, membantah tuduhan tersebut. Kogan menganggap ia dijadikan kambing hitam. Dalam wawancaranya dengan laman Guardian, Rabu, 21 Maret 2018, pria berusia 32 tahun itu mengatakan bahwa tidak hanya ia yang menggunakan data profil para pengguna Facebook tapi ribuan developer dan ilmuwan data lainnya. Mereka diklaim telah melakukan metode yang sama untuk mengumpulkan informasi tentang profil pengguna Facebook. "Menggunakan data pengguna (Facebook) untuk keuntungan komersil adalah bisnis model mereka. Saya tidak merasa hal itu melanggar aturan mereka," ujar Kogan dalam wawancara tersebut. Kogan mengakui bahwa dirinya memang telah memiliki informasi dari 30 juta warga Amerika melalui aplikasi uji personalitas yang dibuatnya sejak 2014. Ia pun lalu memberikan data itu ke Cambridge Analytica, perusahaan itu kemudian mendapat proyek untuk membantu kampanye Trump. Pihak Facebook mengatakan jika pada 2015, mereka telah mengetahui aksi Kogan yang menjual data ke Cambridge Analytica. Facebook pun meminta Kogan dan partnernya itu untuk menghapus data tersebut karena telah menyalahi aturan Facebook. "Aleksandr Kogan telah berbohong dan menyalahi kebijakan di platform kami dengan membagi data dari sebuah aplikasi ke pihak ketiga," tulis Paul Grewal, VP and Deputy General Council Facebook, usai insiden Facebook ini menyeruak dan sempat menjatuhkan nilai saham perusahaan sampai 9 persen. Kogan merupakan warga negara AS keturunan Rusia. Dia telah bekerja untuk Cambridge University sejak 2012. Dia mengaku tidak membawa keseluruhan isi kebijakan dan aturan yang ada di platform Facebook. "Menurut pendapat saya, saya hanyalah dijadikan kambing hitam oleh Facebook dan Cambridge Analytica. Jujur, saya pikir, saya telah melakukan hal yang wajar. Kami kira hal ini adalah sebuah aksi yang normal," ujar Kogan. (viv/01)
Tag :

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Berbela Sungkawa Korban Kapal Virgo Transport, Langsung Bertakziah ke Rumah Korban

Kapolres Blitar Berbela Sungkawa Korban Kapal Virgo Transport, Langsung Bertakziah ke Rumah Korban

Selasa, 15 Sep 2026 16:35 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa tenggelamnya Kapal Virgo Transport, menyisakan duka yang mendalam warga Kabupaten Blitar yang menjadi korban. Termasuk…

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Manajemen BRI Blitar Hadir Lebih Dekat menyapa Nasabah

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Manajemen BRI Blitar Hadir Lebih Dekat menyapa Nasabah

Selasa, 15 Sep 2026 16:34 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Senyum  sapaan hangat mewarnai peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 di BRI Blitar. Mengusung tema Think Customer, BRI …

20 Kotak Ganja Disembunyikan dalam Bodi Vespa, Terbongkar Gara-gara SOP J&T Cargo

20 Kotak Ganja Disembunyikan dalam Bodi Vespa, Terbongkar Gara-gara SOP J&T Cargo

Selasa, 15 Sep 2026 16:31 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Modus penyelundupan narkotika dengan menyembunyikan ganja di dalam bodi sepeda motor Vespa akhirnya terbongkar bukan karena p…

Masjid Al-Ikhlas Ponorogo Terbakar, Api Muncul Usai Shalat Zuhur

Masjid Al-Ikhlas Ponorogo Terbakar, Api Muncul Usai Shalat Zuhur

Selasa, 15 Sep 2026 16:30 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Masjid Al-Ikhlas di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, terbakar usai pelaksanaan shalat Zuhur, Senin…

Dukung SDGs Indonesia, Kota Mojokerto Perkuat Pemenuhan Data I-SIM

Dukung SDGs Indonesia, Kota Mojokerto Perkuat Pemenuhan Data I-SIM

Selasa, 15 Sep 2026 16:15 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYA.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia melalui p…

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…