178 Warga Terpapar Gas Baracun Gunung Ijen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam atau BBKSDA Provinsi Jawa Timur, menyatakan menutup sementara kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen, menyusul terjadinya letupan pada permukaan kawah yang menyebabkan keluarnya gas beracun. "Diperkirakan adanya letupan pada permukaan kawah, kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen ditutup untuk kunjungan wisata, dimulai 22 Maret 2018 dini hari tadi," tulis BBKSDA Jatim di situs resminya. BBKSDA menganalisa, letupan tersebut diperkirakan akibat adanya perbedaan suhu yang sangat besar antara di bawah dan di atas permukaan kawah. Akibat dari letupan tersebut gas dan bau belerang mengalir dan terbawa angin menuju ke arah barat. FOTO: Warga Kecamatan Ijen di evakuasi akibat gas beracun Gunung Ijen. "Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi dan Resort Konservasi Wilayah Kawah Ijen telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, utamanya Kepolisian Resort Bondowoso. Kerjasama telah dilakukan dengan Radio Amatir Penduduk Indonesia (RAPI) untuk komunikasi pelaksanaan selama penutupan kawasan. Mengingat di sekitar Kawah Ijen tidak terdapat sinyal telepon selular.," kata BKSDA Petugas dari BBKSDA Jatim dan kepolisian telah melakukan penjagaan di pintu-pintu masuk menuju Paltuding untuk menghalau pengunjung yang datang. Selanjutnya, pembukaan kembali Kawah Ijen akan dilakukan kemudian setelah kondisi dianggap aman bagi pengunjung. Sementara, akibat keluarnya gas beracun dari kawah Gunung Ijen, sebanyak 178 warga terpapar. 30 orang di antaranya terpaksa mendapatkan penanganan darurat di puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah Koesnadi Bondowoso. Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, gas beracun yang keluar dari kawah di puncak Gunung Ijen, turun ke permukiman warga di wilayah Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen. (viv/01)
Tag :

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…