Jangan Pernah Pesan Kopi dan Teh di Pesawat, Ada Apa?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Bagi mereka yang terbiasa minum kopi atau teh di pagi hari, ritual ini bisa terganggu jika mendapati kenyataan harus berada di bandara sejak pagi hari. Karena itu, biasanya mereka akan minum kopi atau teh saat sudah berada di dalam pesawat. Tapi ternyata, menurut United States Environmental Protection Agency (EPA), hal ini bukan solusi sehat. Alasannya karena baik kopi ataupun teh yang disajikan di atas pesawat, dibuat dari air keran pesawat. Menurut studi yang dikeluarkan EPA tahun 2004, setelah melakukan serangkaian pengujian pada air minum 158 penumpang pesawat, 13 persen di antaranya tidak memenuhi standar EPA. Demikian dilansir dari Food Beast, Sabtu, 14 Juli 2018. Dengan kata lain, beberapa di antaranya mengandung air yang terkontaminasi. Hasil dari pengujian tersebut menunjukan bahwa air mengandung bakteri coliform dan bahkan beberapa E.coli. Meski pesawat menyediakan air untuk penerbangan, airnya tidak selalu bersih. Menurut studi tahun 2015 yang dilakukan International Journal of Environmental Research and Public Health, bakteri sepertinya berpindah dari truk yang membawa air di pesawat dan mengontaminasi air. Sejak studi tersebut, perbaikan memang telah dilakukan, pekerja maskapai tidak cukup percaya diri bahwa air mereka sepenuhnya aman dikonsumsi. 15 tahun lalu, EPA mendorong regulasi yang meminta ada pengujian rutin air dalam penerbangan. Ini sebenarnya menjadi solusi yang tepat, tapi beberapa menyebut bahwa itu tidak terjadi sesering yang diharapkan.
Tag :

Berita Terbaru

Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Minggu, 14 Jun 2026 10:54 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu langkah strategis untuk menekan pencemaran sampah plastik di sungai sebelum bermuara ke laut, Kota Surabaya…

Di Era Gempuran Disrupsi Informasi, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Literasi Digital

Di Era Gempuran Disrupsi Informasi, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Literasi Digital

Minggu, 14 Jun 2026 10:47 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 10:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka menjaga stabilitas masyarakat di tengah era disrupsi informasi dan meningkatnya kompleksitas ekosistem media digital,…

Jelang Malam 1 Suro, CCTV Kota Madiun Lumpuh Akibat Kebakaran Ruang Server Dishub

Jelang Malam 1 Suro, CCTV Kota Madiun Lumpuh Akibat Kebakaran Ruang Server Dishub

Minggu, 14 Jun 2026 09:47 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 09:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menjelang rangkaian kegiatan malam 1 Suro yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat dan pengamanan wilayah, sistem pem…

Izin Perumahan Ditahan, JPU KPK Ungkap Maidi Minta Rp1,1 Miliar ke Pengembang  ‎

Izin Perumahan Ditahan, JPU KPK Ungkap Maidi Minta Rp1,1 Miliar ke Pengembang ‎

Minggu, 14 Jun 2026 09:46 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 09:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, ‎Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengungkap dugaan pemerasan yang dilakukan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi terhadap pengembang perum…

Njaris Rahaju. SH.,M. LAP, Salurkan Bantuan Pangan Untuk 603 KPM di Pendopo Kelurahan Celep Sidoarjo

Njaris Rahaju. SH.,M. LAP, Salurkan Bantuan Pangan Untuk 603 KPM di Pendopo Kelurahan Celep Sidoarjo

Minggu, 14 Jun 2026 09:03 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Secara simbolis Njaris Rahaju S. H., M. AP menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari pemerintah pusat kepada…

Isu AHY di Pusaran MBG, Emil Dardak Pastikan Kader Demokrat Jatim Tidak Percaya

Isu AHY di Pusaran MBG, Emil Dardak Pastikan Kader Demokrat Jatim Tidak Percaya

Sabtu, 13 Jun 2026 20:44 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mencuatnya Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di persoalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat kader di Jawa Timur ikut…