Proyek Perpustakaan Rp 2,1 Miliar Milik IAIN Kediri, Bermasalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri- Proyek pembangunan gedung perpustakaan senilai Rp 2,1 miliar milik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri bermasalah. Pasalnya, selain molor dari batas kontrak pembangunan, sejumlah sub kontraktor penyuplai material bangunan juga menuntut pembayaran. Salah satu sub kontraktor yang menuntut IAIN yakni PT Bintang Abadi Sejahtera (BAS). subkontraktor ini merupakan penyuplai scaffolding atau perancah dari proyek gedung perpustakaan milik IAIN. Scaffolding adalah suatu struktur alat yang digunakan untuk menyangga material maupun tukang dalam kontruksi bangunan. PT BAS bekerja dan mengikat kontrak dengan main kontraktor utama yaitu, PT DCC yang memenangkan tender proyek tersebut. Sedangkan PT DCC berkedudukan di Jakarta. "Saya minta supaya seluruh tagihan yang belum terbayarkan segera diselesaikan," kata Darmanto, selaku pimpinan PT BAS. Perusahaan ini menyewakan kurang lebih 3.000 unit scaffolding untuk proyek tersebut. Biaya sewanya kurang lebih Rp 400 juta. Tetapi, karena proyek berjalan melebihi batas waktu kontrak (9 Juni 2017 – 31 Desember 2017) alias molor, maka biaya sewa pun ikut membengkak. Bahkan hingga akhir Juli 2018 ini proyek belum selesai dikerjakan. "Kalau dijalankan dari awal tidak tersendat-sendat, hanya di angka Rp 400 jutaan sudah selesai. Tetapi proyek berhenti-berhenti. Dari pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) meminta agar scaffolding tidak dilepas dulu sampai selesai. Sehingga bersama klaim-klaim kerusakan lainnya, jadi sekitar Rp 800 juta berapa begitu," bebernya. Darminto merasa telah ditipu. Janji pembayaran sewa setiap bulan tidak terealisasi. Lebih parahnya, dia sempat dibayar dengan bilyet giro atau istilahnya BG. Tetapi alat pembayaran non tunai tersebut ternyata kosong. Sehingga tidak dapat dicairkan. Menurut Darminto, selain dirinya masih ada tujuh subkontraktor yang bernasib sama. Bahkan, salah satu diantaranya adalah perbankan syariah. Untuk total tunggakan yang mestinya dibayar oleh PT DCC kepada seluruh subkontraktor tersebut kurang lebih Rp 2,1 miliar. "Kami berharap masalah ini bisa diselesaikan secara musyawarah," pintanya. Untuk diketahui, pembangunan gedung Perpustaan IAIN Kediri yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri di Jalan Sunan Ampel No 7, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri ini dilaksanakan oleh PT DCC. Proyek didanai oleh DIPA-SBSN Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 8.852.010.400. Sementara itu, Ketua IAIN Kediri Nur Khamid belum berhasil dikonfirmasi terkait masalah ini. Ketika dihubungi melalui sambungan telepon di nomor handphone 08191XXXXXXX belum tersambung. Akibat masalah itu, Rabu (24/7/2018) sore terdapat dua orang pengendara sepeda motor memakai helm tiba-tiba membentangkan banner di depan gedung Perpustakaan IAIN Kediri yang kini masih dalam proses pembangunan. Banner tersebut bertuliskan “Gedung Perpustakaan IAIN Kediri MANGKRAK !! PENUH REKAYASA KORUPSI”. Tidak ada yang tahu identitas kedua pria itu. Diketahui satu pengendara tersebut mengenakan kemeja warna crem dan satu lainnya berkaus warna biru laut kombinasi biru tua garis-garis. Setelah membentangkan banner beberpa saat, keduanya kemudian pergi. Sedangkan beberapa orang pekerja tampak bingung.can
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…