Kasus Joki UTBK di Surabaya, Lia Istifhama Desak Penindakan Oknum Dokter dan ASN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, menyoroti keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dokter dalam praktik perjokian Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.

Kasus yang terjadi di salah satu lokasi ujian di kawasan Lidah Wetan, Surabaya, pada 21 April 2026 itu dinilai mencoreng integritas dunia pendidikan, khususnya di Jawa Timur.

Lia menegaskan, keterlibatan tenaga profesional seperti dokter menunjukkan pelanggaran serius terhadap kode etik profesi yang seharusnya menjunjung tinggi kejujuran dan integritas.

“Dalam kode etik kedokteran, setiap dokter wajib menjaga integritas moral dan profesionalisme. Jika terlibat dalam praktik kecurangan seperti ini, tentu harus dikenai sanksi tegas,” ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu juga mendorong organisasi profesi dan instansi terkait untuk mengambil langkah disipliner sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi, mulai dari teguran hingga kewajiban mengikuti pembinaan, tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan.

“Penentuan sanksi bisa disesuaikan, apakah berupa pembinaan atau bentuk lainnya. Hal ini menjadi kewenangan organisasi profesi,” katanya.

Sementara untuk oknum ASN yang terlibat, Lia meminta dilakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap peran masing-masing dalam praktik perjokian tersebut.

Ia menilai, jika terbukti memiliki peran sentral, pelaku dapat dikenai sanksi berat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Sanksinya bisa berupa penurunan jabatan hingga pemberhentian. Semua harus diproses sesuai aturan agar objektif dan adil,” tegasnya.

Lia menambahkan, tindakan tidak jujur seperti penyalahgunaan wewenang atau keterlibatan dalam praktik curang merupakan pelanggaran serius dalam kode etik ASN.

Ia berharap kasus ini menjadi perhatian bersama agar integritas sistem seleksi pendidikan tinggi tetap terjaga dan tidak dirusak oleh praktik kecurangan.

Berita Terbaru

Menuju Satu Abad, Coca-Cola Indonesia Dorong Budaya Nongkrong dan Kebersamaan

Menuju Satu Abad, Coca-Cola Indonesia Dorong Budaya Nongkrong dan Kebersamaan

Selasa, 04 Agu 2026 13:48 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 13:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Selama hampir satu abad, Coca-Cola telah menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari makan bersama k…

Perkuat Dakwah dan Diplomasi Serumpun, UNSUDA dan Ma'had Aly Sunan Drajat Kirim 200 Mahasiswa KKN di Johor Malaysia

Perkuat Dakwah dan Diplomasi Serumpun, UNSUDA dan Ma'had Aly Sunan Drajat Kirim 200 Mahasiswa KKN di Johor Malaysia

Selasa, 04 Agu 2026 13:42 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Upaya memperkuat dakwah dan diplomasi serumpun Indonesia-Malaysia, terus dilakukan oleh Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) dan…

Percepatan Pembangunan, Pemkab Jember Ajukan Dana Talangan Rp786 Miliar

Percepatan Pembangunan, Pemkab Jember Ajukan Dana Talangan Rp786 Miliar

Selasa, 04 Agu 2026 13:40 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna percepatan pembangunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berencana mengajukan dana talangan sebesar Rp 786,57 miliar dalam…

Dinkes: 60 SPPG di Tulungagung Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Dinkes: 60 SPPG di Tulungagung Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Selasa, 04 Agu 2026 13:13 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 13:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung mencatat sebanyak 60 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya masih belum…

Terkuak Temuan Misteri Suara Gemercik di Sampang, Ada Kandungan Belerang di Tanah

Terkuak Temuan Misteri Suara Gemercik di Sampang, Ada Kandungan Belerang di Tanah

Selasa, 04 Agu 2026 12:47 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Menindaklanjuti viralnya temuan misteri tanah yang mengeluarkan suara gemercik air di Desa Gunungeleh, Kecamatan Kedundung,…

Sambut HUT RI, Pemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Sambut HUT RI, Pemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Selasa, 04 Agu 2026 12:23 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur…