Stop Nikah Siri, Wali Kota Mojokerto Dorong Seluruh Pernikahan Tercatat Resmi

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka sosialisasi Gerakan Sadar Pencatatan Nikah dengan tema Stop Nikah Siri. SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka sosialisasi Gerakan Sadar Pencatatan Nikah dengan tema Stop Nikah Siri. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi oleh negara. Menurutnya, pernikahan yang tercatat akan memberikan kepastian hukum bagi pasangan, terutama bagi istri dan anak.

“Kalau status pernikahannya jelas dan resmi menurut negara, maka di mata hukum pun hak-haknya bisa terlindungi. Tapi kalau tidak resmi, ketika ada masalah rumah tangga akan repot, bahkan bisa dianggap perzinaan karena negara tidak mengakui status pernikahan tersebut,” tegas wali kota, Selasa (12/05/2026).

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan sejumlah dampak negatif nikah siri, di antaranya kesulitan pengurusan administrasi negara seperti akta kelahiran, BPJS, paspor, visa, hingga dokumen waris dan pensiun. Selain itu, nikah siri juga dinilai rawan menimbulkan konflik hak asuh anak, hak waris, hingga potensi diskriminasi sosial.

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu menargetkan seluruh administrasi kependudukan warga Kota Mojokerto dapat tercapai 100 persen. Menurutnya, dengan wilayah dan jumlah penduduk yang relatif kecil, pelayanan administrasi kependudukan harus bisa dilakukan secara maksimal melalui sistem jemput bola.

“Saya minta semua layanan administrasi kependudukan targetnya 100 persen. Mulai akta kelahiran, KTP, KIA, KK, akta kematian, sampai pencatatan pernikahan. Kalau ada warga yang belum terlayani, pemerintah yang harus jemput bola,” tegasnya.

Ia juga menyebut sejumlah wilayah seperti Kedundung, Mentikan, dan Pulorejo menjadi perhatian khusus karena masih ditemukan kasus pernikahan yang belum tercatat secara resmi.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki program “Sipandu Cinta” atau Sinergitas Pelayanan Terpadu Ciptakan Perkawinan Tercatat. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat agar seluruh pernikahan tercatat secara resmi oleh negara.

Selain itu, Pemkot Mojokerto juga bekerja sama dengan Baznas Kota Mojokerto untuk memfasilitasi isbat nikah gratis bagi pasangan yang telah lama menikah siri. Tahun 2025 lalu, sebanyak delapan pasangan telah mengikuti nikah massal gratis yang digelar di Balai Kota Mojokerto.

“Tahun ini kami inventarisir lagi pasangan yang perlu difasilitasi. Semua gratis, termasuk baju pengantin dan riasnya. Tujuannya supaya semua administrasi kependudukan warga Kota Mojokerto bisa tertib,” kata Ning Ita.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta dukungan RT dan RW untuk aktif memberikan informasi kepada warga terkait layanan administrasi kependudukan. Menurutnya, keterlibatan para tokoh masyarakat penting untuk mendukung tertib admission kependudukan serta meningkatkan indeks pembangunan keluarga, khususnya pada dimensi kebahagiaan keluarga di Kota Mojokerto. dwi

Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, BPBD Tulungagung Siapkan Puluhan Tandon Air Bersih

Antisipasi Kekeringan, BPBD Tulungagung Siapkan Puluhan Tandon Air Bersih

Rabu, 03 Jun 2026 10:48 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka siap menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten…

Pemkot Malang Siapkan Pendamping di Posko Pelayanan, Cegah Kendala Pendaftaran SPMB

Pemkot Malang Siapkan Pendamping di Posko Pelayanan, Cegah Kendala Pendaftaran SPMB

Rabu, 03 Jun 2026 10:42 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi kendala orang tua saat mendaftarkan anak-anak mereka, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Rayakan HJL ke-457, Pimpinan dan Anggota DPRD Lamongan Penuh Senyum Sapa Warga

Rayakan HJL ke-457, Pimpinan dan Anggota DPRD Lamongan Penuh Senyum Sapa Warga

Rabu, 03 Jun 2026 10:24 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 10:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Momentum peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 menjadi ajang kebersamaan antara pimpinan dan anggota DPRD Lamongan bersama m…

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita 209 Gram Sabu

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita 209 Gram Sabu

Rabu, 03 Jun 2026 10:21 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Satresnarkoba Polres Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Gresik. Dalam …

Pemkab Gresik Siap Perbaiki Jalan Poros Desa, DPRD Dukung Penguatan Anggaran

Pemkab Gresik Siap Perbaiki Jalan Poros Desa, DPRD Dukung Penguatan Anggaran

Rabu, 03 Jun 2026 10:18 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemkab Gresik bersama DPRD Gresik menegaskan komitmennya untuk mempercepat perbaikan Jalan Poros Desa (JPD) pada tahun anggaran 2026 …

Dongkrak Produktivitas dan Hilirisasi Pertanian di Lamongan

Dongkrak Produktivitas dan Hilirisasi Pertanian di Lamongan

Rabu, 03 Jun 2026 10:07 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 10:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Lamongan - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, Wakil…