China Sanggah Ekonomi di Tengah Perang Dagang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Beijing - Dilansir CNBC Rabu (25/7/2018), hal ini mencuat ketika konflik perdagangan versus Amerika Serikat (AS) semakin memanas ditambah pertumbuhan tahunan China sedikit melambat pada kuartal kedua tahun ini. Bahkan AS pekan lalu mengancam bakal membebani semua impor China dengan tarif tinggi serta menuding pihak Beijing telah melakukan manipulasi mata uang. China sedang mencoba memperkuat ekonomi seiring konflik perdagangan yang semakin meningkat serta melebarnya risiko ke pasar mata uang. Pemerintah Negeri Tirai Bambu -julukan China- bakal fokus terhadap pemotongan pajak lebih besar dan meningkatkan upaya untuk menerbitkan obligasi khusus proyek infrastruktur pemerintah daerah. Tercatat perekonomian China sedikit melambat pada kuartal kedua mencapai 6,7% di tengah upaya pemerintah untuk membatasi utang. Analis memperkirakan bakal terdapat tantangan besar ke depannya, lantaran tarif tinggi AS menjadi beban. Dengan kondisi seperti itu, China memberika sinyal mulai bergerak untuk menyangga perekonomian terhadap potensi guncangan negatif. "Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan baru yang ditargetkan dalam waktu dekat untuk menghadapi ketidakpastian eksternal dan memastikan performa ekonomi berada dalam level yang wajar," menurut pernyataan resmi yang dirilis setelah pertemuan eksekutif Dewan Negara pada 23 Juli. Sementara itu diterangkan mengenai langkah yang belum dipaparkan sebagian besar bakal dilakukan bertahap, dimana mengisyaratkan pergeseran menuju kebijakan fiskal yang lebih longgar menurut para analis. "Kesan saya mereka tidak akan melakukan perubahan besar-besaran. Tetapu jelas butuhk kebijakan baru," ujar Julian Evans-Pritchard, ekonom senior China di Capital Economics. Dia mengatakan hingga saat ini China mengandalkan kebijakan moneter untuk mendukung ekonomi. "Kami baru saja memasuki awal dari perlambatan di China sehingga memiliki setiap alasan untuk berpikir akan ada lebih banyak legi (pelonggaran fiskal)," uangkapnya. Pernyataan ini mencuat ketika Bank Sentral China menyuntikkan sejumlah dana sebesar USD74 miliar ke dalam sistem perbankan untuk injeksi terbesar yang bakal dipakai menunjang fasilitas pinjaman jangka menengah, menurut laporan media. "Tampaknya lebih merupakan kelanjutan dari pelonggaran secara bertahap dan menekan biaya," tambah Evans-Pritchard. Diketahui AS dan China tengah terjebak dalam perang perdagangan, dimana Negeri Paman Sam -julukan China- bakal menetapkan tarif pada semua produk yang diimpor dari China senilai USD500 miliar. Presiden AS Donald Trump pekan lalu menuduh China dan Uni Eropa "memanipulasi mata uang dan suku bunga mereka lebih rendah" lewat akun resmi Twitter miliknya. China membantah tuduhan itu, dengan mengatakan pihaknya tidak memiliki niat untuk memacu ekspor melalui devaluasi mata uang yang kompetitif. "Nilai tukar yuan terutama ditentukan oleh penawaran dan permintaan pasar," kata juru bicara kementerian luar negeri kepada konferensi pers. ch
Tag :

Berita Terbaru

Penguatan Satlinmas, Ning Ita Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban Lingkungan

Penguatan Satlinmas, Ning Ita Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban Lingkungan

Selasa, 12 Mei 2026 14:18 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan menjaga…

Stop Nikah Siri, Wali Kota Mojokerto Dorong Seluruh Pernikahan Tercatat Resmi

Stop Nikah Siri, Wali Kota Mojokerto Dorong Seluruh Pernikahan Tercatat Resmi

Selasa, 12 Mei 2026 14:07 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi oleh negara. Menurutnya, pernikahan…

Kasus Joki UTBK di Surabaya, Lia Istifhama Desak Penindakan Oknum Dokter dan ASN

Kasus Joki UTBK di Surabaya, Lia Istifhama Desak Penindakan Oknum Dokter dan ASN

Selasa, 12 Mei 2026 13:54 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 13:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, menyoroti keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dokter dalam p…

Sahkan Dua Raperda, Pemprov Jatim Dorong Transformasi Petrogas dan Ekonomi Kreatif

Sahkan Dua Raperda, Pemprov Jatim Dorong Transformasi Petrogas dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 12 Mei 2026 13:32 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 13:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (…

Ribuan SIM Card Ilegal Dibongkar, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Provider

Ribuan SIM Card Ilegal Dibongkar, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Provider

Selasa, 12 Mei 2026 13:27 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur mengungkap praktik penyalahgunaan data pribadi untuk registrasi ribuan kartu SIM ilegal yang …

Komitmen Jaga Keamanan Lingkungan, Lumajang Perkuat Sistem Teknologi CCTV

Komitmen Jaga Keamanan Lingkungan, Lumajang Perkuat Sistem Teknologi CCTV

Selasa, 12 Mei 2026 13:19 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka mendukung penguatan sistem keamanan wilayah dan mempercepat penanganan tindak kriminalitas di tengah masyarakat,…