Rial Iran Jatuh ke Rekor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Teheran - Melansir dari Business Today, Senin (30/7/2018), kejatuhan besar rial Iran seiring rencana sanksi ekonomi Amerika Serikat terhadap Iran pada 7 Agustus mendatang. Pada Mei lalu, AS menarik diri dari kesepakatan tahun 2015 soal program nuklir Iran. Mata uang Iran, rial jatuh ke rekor terendah ke level 112.000 rial per dolar Amerika Serikat (USD) pada Minggu kemarin, dibandingkan perdagangan Sabtu di 97.500 rial per USD, menurut situs valuta asing Bonbast.com. Washington memutuskan untuk kembali menerapkan sanksi terhadap Iran, karena menilai negara ini sebagai ancaman keamanan di Timur Tengah, dan akan melakukan larangan ekspor minyak Iran mulai 4 November mendatang. Adapun rial Iran di pasar luar negeri (offshore) diperdagangkan antara 108.500 dan 116.000 per USD. Padahal pada 1 Januari 2018, rial Iran masih berada di posisi 35.186 per USD. Jatuhnya rial Iran karena melemahnya ekonomi Negeri Mullah, kesulitan keuangan di bank-bank lokal, dan permintaan besar terhadap dolar AS di kalangan orang Iran karena khawatir akan efek sanksi ekonomi. Dan diperparah oleh keputusan AS untuk mengumumkan sanksi terhadap Iran. Melansir dari AFP, kejatuhan rial Iran membuat Pemerintah Iran mengganti gubernur bank sentral negara itu, Valiollah Seif, yang kebijakannya dipersalahkan karena melonggarkan peraturan tentang membawa mata uang asing ke negara itu untuk memerangi perdagangan pasar gelap. Anjloknya rial Iran telah memicu protes di jalanan, dimana biasanya warga setia kepada penguasa Iran. Warga menilai melemahnya ekonomi akibat maraknya korupsi. Namun bank sentral Iran, seperti dikutip dari Reuters, menilai jatuhnya mata uang secara cepat karena adanya "musuh" di dalam. Pemerintah Iran mengatakan telah menangkap 29 orang yang dituduh berkonspirasi dengan musuh dengan tujuan memperburuk masalah ekonomi sehingga menyebabkan kecemasan publik. Ke-29 orang itu akan dijatuhi hukuman mati. Juru bicara pemerintah, Gholamhossein Mohseni Ejei mengatakan kepada televisi pemerintah, 29 orang yang telah ditangkap karena gangguan ekonomi akan segera diadili. "Lainnya akan ditangkap hari ini dan besok. Mereka akan dihadapkan pada tuduhan menyebarkan fitnah soal korupsi". Dan kata Ejei, hal ini berarti pelanggaran di bawah hukum Islam Iran. am
Tag :

Berita Terbaru

Festival Rujak Uleg Gerakkan Ekonomi Rakyat, Laila Mufidah Dorong festival yang Tahunan Memberi Ruang bagi Pelaku UMKM

Festival Rujak Uleg Gerakkan Ekonomi Rakyat, Laila Mufidah Dorong festival yang Tahunan Memberi Ruang bagi Pelaku UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 05:25 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:25 WIB

Surabaya Pagi.com - Festival Rujak Uleg merupakan warisan kuliner khas Kota Pahlawan, dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun 2026 Festival…

JPU Cecar Nadiem Makarim, Soal Sosok 'Shadow menteri" Buron

JPU Cecar Nadiem Makarim, Soal Sosok 'Shadow menteri" Buron

Selasa, 12 Mei 2026 05:24 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:24 WIB

SURABAYAPAGI.com : Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dicerca Jaksa penuntut umum (JPU) soal sosok 'shadow menteri'. Jaksa menanyakan apakah Nadiem tahu…

Nadiem, Doakan Kawannya Dihukum Terbaik, Hari Ini

Nadiem, Doakan Kawannya Dihukum Terbaik, Hari Ini

Selasa, 12 Mei 2026 05:20 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Baru kali ada seorang terdakwa mendokan putusan terbaik. Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim mendoakan mantan tenaga konsultan…

Penadah 1.494 Motor Pengalihan Jaminan Fidusia, Ditangkap

Penadah 1.494 Motor Pengalihan Jaminan Fidusia, Ditangkap

Selasa, 12 Mei 2026 05:18 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Polisi menangkap satu tersangka WS yang merupakan direktur PT gudang penimbunan ribuan motol ilegal di Jakarta ."Saat ini sudah menetapkan…

Siswa Kaya Diusik, Pemborosan MBG Belum

Siswa Kaya Diusik, Pemborosan MBG Belum

Selasa, 12 Mei 2026 05:15 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:15 WIB

    SURABAYAPAGI.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di awal memerlukan pendanaan Rp 71 triliun, kini bergelora. Presiden Prabowo Subianto ikut m…

Hercules Ingatkan Amien Rais, Jangan Kayak Preman PKL

Hercules Ingatkan Amien Rais, Jangan Kayak Preman PKL

Selasa, 12 Mei 2026 05:12 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kritik Hercules terhadap Amien Rais, seorang tokoh besar, hingga Senin (11/5) masih jadi obrolan wartawan di Bareskrim Polri. "Saya ingatkan…