Festival Rujak Uleg Gerakkan Ekonomi Rakyat, Laila Mufidah Dorong festival yang Tahunan Memberi Ruang bagi Pelaku UMKM

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya Pagi.com - Festival Rujak Uleg merupakan warisan kuliner khas Kota Pahlawan, dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun 2026 Festival Rujak Uleg mampu menyedot perhatian warga dan sukses menjelma menjadi pesta rakyat meriah dan mampu mengangkat perekinomian Surabaya.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mengapresiasi pelaksanaan Festival Rujak Uleg 2026. Selain berlangsung meriah dengan ribuan pengunjung, tapi juga telah membentuk ekosistem baru dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Tercatat pengunjung yang memadati Surabaya Expo Center (SUBEC) di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya pada malam Minggu kemarin menyentuh sekitar 12.000 orang.

Sementara perputaran ekonomi di even tahunan tersebut diklaim telah mencapai mencapai 1,2 miliar. Banyak pengunjung dari kota dan masyarakat di Surabaya memadati arena festival.

Festival Rujak Uleg tahunan itu telah menjadi wisata yang menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Sejak 2023, Festival Rujak Uleg telah menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.

Festival makanan khas Surabaya itu bahkan telah masuk dalam 125 even terbaik nasional. Makanan otentik yang kaya mempunyai citra rasa tinggi khas Surabaya ini selalu dinantikan.

Namun Laila lebih mendorong even level apa pun harus memberi nilai tambah untuk makin menggerakkan roda ekonomi warga. Saat ini warga makin tertekan dengan situasi fiskal nasional dan global.

"Festival seperti Rujak Uleg dan even dengan menghadirkan ribuan pengunjung sangat dinantikan. Selain wisata, yang utama adalah bagaimana menggerakkan ekonomi kerakyatan berjalan berkelanjutan," ungakap Laila Mufidah, (11/5).

Laila melihat bahwa sektor wisata memang akan memberi dampak terhadap ekonomi. Ribuan pengunjung butuh hiburan. Mereka juga perlu makan dan minum.

Bahkan yang dari luar kota juga butuh inspan. Hotel banyak dikunjungi. Pelaku UMKM yang mendapat tempat di lokasi festival makin laris. Semuanya menunjukkan ekonomi tergerak.

Laila melanjutkan, Festival Rujak Uleg tidak boleh terhenti hanya pada kemeriahan acara. Tidak pula hanya pada jumlah pengunjung yang mencapai ribuan.

Harus didorong menjadi ikhtiar bersama untuk mendorong tergeraknya ekonomi warga. Festival itu sudah tepat menggandeng semua pelaku UMKM di Surabaya untuk menjadi bagian dari rangkaian festival.

"Dengan kata lain, harus terbangun ekosistem baru dalam memacu ekonomi kerakyatan. Tidak hanya kalangan tertentu yang mendapat berkah dari even itu. Semua mendapat impact ekonomi," kata Laila.

Semua kantor dinas, BUMN, hotel, bank, dan semua elemen kota ikut memeriahkan festival Rujak Uleg. Mereka seperti berlomba ikut menyajikan rujak terenak khas Surabaya.

Sementara pelaku UMKM juga mendapat kesempatan yang sama untuk mendapat impact ekonomi dengan jualan.

"Untuk itu kami mendorong festival turunan yang teragendakan rutin. Festival yang berdampak pada ekonomi warga harus diperluas," desak Laila.

Banyak kuliner otentik yang lekat dengan masyarakat Surabaya. Selain Rujak Uleg ada Lontong Balap dan makanan khas lain.

Lidah warga Surabaya yang sudah terlanjur akrab dengan sate kerang dan lento dan tauge sangat merindukan lontong balap. Sudah ada festival Lontong Balap. Tapi harus ditingkatkan skalanya.

Melalui Dinas Pariwisata harus menempatkan makanan otentik Surabaya sebagai potensi destinasi. Apalagi era anak muda dan gen Z saat ini belum tentu mereka akrab dengan makanan khas kotanya.

Festival Rujak Uleg menjadi jawaban akan kebutuhan anak muda. Dengan sentuhan kekinian dalam festival akan menarik minat Gen Z mengenali budaya melalui makanan khas kotanya. Rujak uleg atau Lontong Balap.

Banyak elemen dan beragam kelompok ambil bagian dalam festival Rujak Uleg. Mereka membawa cobek lengkap dengan bumbu. Tidak hanya sajian dan rasa, tapi juga performa, tampilan, kekompakan dan inovasi menambah serunya festival.

Laila mendesak agar festival yang menjadi agenda tahunan harus memberi ruang bagi pelaku UMKM. Harus terus dorong agar setiap kegiatan Pemkot Surabaya bisa memberi nilai lebih pada denyut nadi ekonomi warga. Alq

Berita Terbaru

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…