Nabilla Aprillya Sebut Atta Halilintar Terlalu Protektif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Atta Halilintar dan Nabilla Aprillya putus setelah tujuh bulan lebih menjalin asmara. Lepas dari Atta, Nabilla melepas hijab dan kembali tampil terbuka. Kepada wartawan, Nabilla Aprillya mengungkapkan alasan putus karena sudah tidak nyaman karena Atta dinilai terlalu mengekang. "Udah nggak cocok aja kita. Mungkin karena terlalu protektif. Setiap hari tuh aku harus live location," ungkap Nabilla Aprillya usai mengisi acara Rumpi No Secret di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (28/9). Model seksi kelahiran Dumai, 20 November 1994 itu menyebutkan dirinya yang meminta mengakhiri hubungan dengan putra sulung Gen Halilintar tersebut. Bagi Nabilla, wanita mana yang tidak suka jika pasangan menunjukkan perhatian menanyakan kegiatan kekasih yang disayangnya. Hanya saja menurut Nabilla, perhatian Atta Halilintar sudah berlebihan. "Suka. Semua cewek pasti senang diperhatikan, tapi kalau berlebihan kan jadi nggak enak," ungkap Nabilla Aprillya. Soal kabar tak direstui orang tua, Nabilla membantahnya. "Nggak sih. Karena emang udah nggak cocok," tegas Nabilla Aprillya. Meski putus, Nabilla mengaku sampai saat ini masih berhubungan baik dengan Atta. Dia tak putus komunikasi sama sekali dengan Atta Halilintar. "Masih berhubungan baik sampai saat ini. Kadang aku (komunikasi duluan) yah bisa dibilang long last," pungkas Nabilla Aprillya.
Tag :

Berita Terbaru

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berdasarkan catatan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi peningkatan permintaan mencapai 50% di mana sejak awal…

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui aplikasi "Si Samawa" atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota, Pemerintah Kota…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkomitmen dengan menyiapkan skema intervensi pangan terpadu…

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Polemik penganggaran swakelola di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali mencuat. Setelah sorotan terhadap input swakelola…

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…