Kakek Empat Cucu Dibui 7 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Handoko Santoso alias Liem Djing Liong, dipastikan menghabiskan masa tuanya di penjara. Terdakwa berumur 68 Tahun yang tinggal di Jalan Kertajaya Gang 10 Nomor 14, Surabaya ini divonis majelis hakim dengan tujuh tahun penjara. Kakek empat cucu ini dinyatakan terbukti dan bersalah atas perkara peradaran sabu-sabu (SS) seberat 10,71 gram yang ia edarkan. Sidang putusan atas perkara Handoko digelar di ruang Sari II Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (11/10). Terdakwa menduduki kursi pesakitan begitu namanya di panggil oleh Ketua Majelis Hakim Maxy Sigalarki. Handoko terlihat gontai saat menghadapi persidangan itu, beberapa kali ia mencoba menegakkan tubuhnya yang renta itu. Dalam amar putusannya Maxy menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah dengan melanggar pasal 114 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. Atas perbuatannya itu, hakim mengganjarnya dengan hukuman 7 tahun penjara. “Selain itu, terdakwa juga didenda Rp 1 miliar dan apabila denda tak dibayar maka diganti dengan satu bulan kurungan (subsider,Red),” ujar Maxy dalam putusannya. Vonis yang dijatuhkan Maxy lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Basuki Irawan. Sebab dalam sidang sebelumnya, JPU Basuki menuntut terdakwa Handoko dengan 10 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider satu bulan kurungan. Faktor usia dan penyelasan terdakwa menjadi pertimbangan hakim untuk mengurangi hukumannya. “Saya terima vonis ini yang mulia,” ungkap Handoko menanggapi vonis yang dijatuhkan kepadannya. Untuk diketahui, Handoko merupakan pengedar narkoba jenis SS yang ditangkap tim dari Ditresnarkoba Polda Jatim pada awal April lalu. Dia ditangkap di depan rumahnya saat usai menerima SS seberat 10,71 gram dari seorang saksi bernama M Satibi (perkara terpisah). SS tersebut dipesan Handoko dari seorang bandar benama Aziz (DPO) melalui Hanphone seharga Rp 10 juta. Rencananya, SS itu akan dijual kembali oleh Handoko dengan paket-paket kecil. nbd
Tag :

Berita Terbaru

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…

Peringatan Hari Buruh 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Industri dan Kesejahteraan Pekerja

Peringatan Hari Buruh 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Industri dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 11:04 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak pekerja, pengusaha, dan pemerintah memperkuat kolaborasi dalam mendorong k…

Dari Sidang Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Minta Bangun Asrama Santri yang Dilaporkan Gedung TPQ

Dari Sidang Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Minta Bangun Asrama Santri yang Dilaporkan Gedung TPQ

Jumat, 01 Mei 2026 10:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGi.com, Gresik - Pengadilan Tipikor Surabaya mulai menyidangkan materiil perkara dugaan korupsi dana hibah Rp400 juta dari Pemprov Jatim tahun…

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…